06 April 2022, 10:50 WIB

Bisnis Parcel Lebaran di Purwakerto Menggeliat Lagi


Tosiani | Nusantara

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
 Seorang karyawan toko sedang menata ratusan parsel lebaran di Toko Berkah Jaya Purwokerto, Jawa Tengag, Rabu (6/4).

MEMASUKI hari keempat Bulan Ramadan, Rabu (6/4), penjualan parsel untuk Idul Fitri 1443 H di daerah Purwokerto, Jawa Tengah meningkat drastis. Angka penjualan parsel paling tinggi diperkirakan terjadi pada sekitar H-3 lebaran.

Janah, 22, salah seorang karyawan di Toko Berkah Jaya Purwokerto, mengatakan, peningkatan penjualan parsel lebaran mulai terlihat semenjak H-4 sebelum bulan Ramadan. Setiap harinya selalu ada yang membeli parsel.

Harga jual parsel di toko tersebut berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp360 ribu per bungkus. Tiap bungkus berisi rata-rata tujuh hingga delapan jenis barang kebutuhan lebaran, seperti kue-kue, biskuit, dan sirup.

"Paling banyak orang yang beli per item barang dalam dalam jumlah besar. Misalnya biskuit, per hari bisa laku sampai 100 an box. Biasanya itu untuk keperluan memberi bingkisan lebaran," kata Janah, Rabu (6/4).

Menurut Janah, untuk parsel yang sudah dalam kemasan rapi biasanya diambil atau dibawa sendiri oleh konsumen. Namun untuk pembelian parsel senilai minimal Rp2,5 juta, pihak toko bisa mengupayakan service dengan mengantarkan parsel lebaran ke rumah penerima bingkisan.

"Tentu saja kalau parselnya kami antarkan, konsumen tetap akan dikenakan ongkos pengiriman," kata Janah.

Setiap tahun setiap kali Bulan Ramadan, katanya, penjualan parsel lebaran selalu menggembirakan. Pada musim yang sama tahun lalu, penjualan parsel dalam kemasan mencapai lebih dari 500 unit. Untuk penjualan barang per item bisa lebih dari 1000 box.

"Namun sewaktu awal pandemi covid-19, kami terdampak juga, penjualan parsel lebaran sempat sepi," katanya. (OL-13)

Baca Juga: Pertamina Jamin Pertalite Babel Aman dan Lancar

BERITA TERKAIT