05 April 2022, 13:11 WIB

Kemarau Datang, Warga NTT Diminta Segera Tampung Air


Palce Amalo | Nusantara

medcom.id
 medcom.id
Ilustrasi hujan

BMKG Stasiun Klimatologi Lasiana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta masyarakat menampung air hujan sebagai persediaan jelang musim kemarau yang segera tiba. Permintaan ditujukan terutama kepada masyarakat yang berada di wilayah yang mengalami curah hujan tinggi.

Masyarakat diminta memanfaatkan air hujan sebaik-sebaiknya. Saat ini baru tiga wilayah zona musim di NTT yang memasuki musim kemarau yaitu zona 249 yang meliputi Flores Timur bagian utara, zona 250 meliputi Adoara, Solor, Lembata, dan zona 259 meliputi Timor Tengah Selatan dan Malaka baigan selatan.

"Berdasarkan prakiraan curah hujan untuk 10 hari ke depan yang mulai rendah, diikuti analisis hari tanpa hujan, terdapat wilayah mengalami kategori menengah maka ini sebagai pertanda musim hujan di NTT segera berakhir," kata Kepala Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang Rahmattulloh Adji lewat keterangan tertulis, Selasa (5/4).

Baca juga: Kampanye Indonesia Bergerak Lawan Kuman Tiba di NTT

Sejak 1 April, wilayah NTT umumnya mengalami curah hujan rendah antara 0-50 milimeter, namun terdapat wilayah yang diprakirakan berada pada kategori menengah 51-150 milimeter yaitu sebagian besar Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, Manggarai dan Ngada.

Selain itu, sebagian kecil Flores Timur, Sumba Tengah, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu, sedangkan sebagian kecil wilayah Kabupaten Kupang mengalami curah hujan tinggi yaitu 151-300 milimeter.(OL-5)

BERITA TERKAIT