04 April 2022, 07:30 WIB

DBD Di Sikka Telan Korban lagi, Satu Siswa SD Meninggal


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Gabriel Langga
 MI/Gabriel Langga
RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur

KABUPATEN Sikka, Nusa Tenggara Timur kembali berduka akibat demam berdarah Dengue. Yang mana, satu siswa sekolah dasar di Kabupaten Sikka dinyatakan meninggal akibat DBD, Minggu (3/4) di RSUD TC Hillers Maumere.

Siswa kelas III yang meninggal itu diketahui berinisial A, saat ini jenazahnya disemayamkan dirumah duka yang beralamat Jalan Mawar, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok.

dr. Mario B. Nara, Sp.A, di RSUD TC Hillers Maumere saat dihubungi media indonesia.com, Senin (4/3) pagi membenarkan kalau ada warga di Kabupaten Sikka meninggal akibat DBD. "Iya benar, ada satu orang meninggal karena DBD. Yang meninggal ini seorang anak. Meninggal kemarin," ungkap dia

dr Mario mengatakan sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan dibawa oleh orang tua sudah dalam kondisi pendarahan terus. "Yang bersangkutan DBD dan muntah darah, BAB darah dan perdarahan berulang. Jenazah korban sudah dibawah ke rumah duka" ujar dia.

Ia pun menambahkan saat ini masih ada dua pasien DBD yang masih dirawat di RSUD DR TC Hillers Maumere. "Saat ini masih ada dua pasien yang masih jalani perawatan karena DBD," ujar Mario dengan singkatnya.

Sebelumnya, pada Januari 2022, ada  seorang balita yang meninggal dunia akibat DBD. Kemudian, memasuki bulan April tahun 2022 ada satu siswa meninggal dunia akibat DBD. Maka saat ini sudah ada dua orang warga di Kabupaten Sikka yang meninggal akibat DBD tahun ini. (OL-13)

Baca Juga: Binda Kaltim Gencarkan Vaksinasi Di Empat Wilayah selama Ramadan

 

BERITA TERKAIT