30 March 2022, 20:53 WIB

19 Siswa Terluka Usai Terjatuh dari Jembatan Gantung


Solmi | Nusantara

Ist
 Ist
Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Rantaubenar dengan kawasan Bukit Kausar,

SEBANYAK 19 siswa sekolah dasar terluka akibat jatuh dan masuk sungai setelah jembatan gantung yang mereka lalui di Dusun 1, Desa Rantaubenar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjungjabung Barat, dekat perbatasan Jambi - Riau itu putus, Rabu (30/3).

Berdasarkan informasi dari Polres Tanjungjabung Barat, siswa-siswa tersebut hendak berangkat sekolah ke SDN 031 di Desa Rantau Benar. Para siswa umumnya anak karyawan sebuah perusahaan kelapa sawit di kawasan Bukit Kausar, di seberang Desa Rantaubenar.

Baca juga:  Jembatan Aria Wangsakara Meraih Rekor Dunia MURI

Menurut Kapolsek Merelung AKP Marwiansah, lima orang dari siswa mengalami luka cukup serius akibat terbentur benda keras saat jatuh dasar anak Sungai Pengabuan yang lagi surut. Sementara sisanya 14 orang siswa hanya cedera ringan.

Menurut petugas pendamping desa setempat, Edy Suharno, jembatan gantung buatan tahun 2009 miring sebelah akibat tali besi penggantung salah satu sisi jembatan putus.

"Tali gantung satu sisi jembatan putus di daerah pangkal jembatan. Sementara ini jembatan tidak bisa dipakai, dan pemerintah kecamatan serta desa sedang berusaha mencari solusi untuk akses warga pascaputusnya jembatan itu," kata Edy.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT