30 March 2022, 10:05 WIB

Di Era Pemerintahan Erzaldi, SPPBE Terbesar di Babel Jadi Kenyataan


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman meresmikan SPPBE PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa di Belitung, Selasa (29/3). 

STASIUN Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa (BISS) yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Angan, Juru Seberang, Tanjungpandan, Belitung, akhirnya diresmikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, Selasa (29/3).

Direktur SPPBE PT BISS Welly Candra mengisahkan bahwa pembangunan SPPBE digagas olehnya bersama almarhum ayahandanya pada tahun 2017 yang saat itu terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg sering terjadi di Pulau Belitung. Akibat kelangkaan, harga gas elpiji pun melonjak.

"SPPBE ini dibangun agar warga Pulau Belitung bisa mendapatkan gas elpiji 3 kg dengan mudah, dan harga yang layak," ujar Welly.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung MZ Hendra Cahya, dan Staf Ahli Bupati Belitung Timur Erna. D

Mereka mengakui bahwa di Belitung khususnya Tanjungpandan kerap mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg, terutama jika sudah memasuki hari-hari besar, seperti Ramadan.

Baca juga: Gubernur Babel: Sudah Selayaknya Pusat Mengakui Prestasi Bangka Belitung

"Dengan dibangunnya SPPBE ini, menjadi cara jitu untuk meminimalisir keluhan masyarakat Pulau Belitung, terutama di Kabupaten Belitung Timur yang seringkali mengalami keterlambatan datangnya gas ini, sehingga menyebabkan kelangkaan," kata Erna.

Gubernur Erzaldi menyebutkan bahwa kapasitas yang dibangun SPPBE BISS ini cukup besar, yakni 450 metrik ton (MT). Dengan kapasitas itu, lanjut orang nomor satu di Babel ini, SPPBE BISS menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

"Jarang ada SPPBE yang membangun dengan kapasitas sebesar ini. Nah, dengan ini artinya bisa memenuhi kebutuhan elpiji di Pulau Belitung selama 25 hari. Di mana kalau dulu, ketersediaan gas elpiji 3 kg ini hanya bertahan sampai 6 hari saja," ujar Gubernur Babel.

Setelah itu, Gubernur Erzaldi pun meninjau ke lokasi untuk mengetahui langsung proses pengisian gas elpiji 3 kg, hingga melihat langsung kapal pengangkut elpiji. Dikatakan, dengan adanya kapal ini, maka hanya butuh waktu 3 hari saja.

"Kalau bisa ini segera dilanjutkan kontrak dengan Pertamina. Intinya, jangan sampai masyarakat Belitung marah, terutama emak-emak," pesan Gubernur Erzaldi.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Babel, General Manager Pelindo, Kepala Desa Juru Seberang, dan tokoh masyarakat Juru Seberang. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT