29 March 2022, 10:41 WIB

Pemkot Bandung Bagikan Kadeudeuh Rp16 M pada Atlet PON XX dan Papernas XVI Papua 2021


Naviandri | Nusantara

MI/Naviandri
 MI/Naviandri
 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung memenuhi janjinya dengan memberikan kadeudeuh tahap dua kepada atlet yang mendapatkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) XVI tahun 2021 di Papua. Total kadeudeuh yang diberikan senilai Rp16 miliar untuk para atlet yang berasal dari Kota Bandung.  Kota Bandung sukses menyumbang 30% atlet.

''Hadiah ini diberikan langsung ke rekening para insan olahraga melalui kartu ATM Bandung Juara dari Bank BJB. Kota Bandung sukses menyumbangkan 30% atlet untuk kontingen Jawa Barat di PON. Dan 33% atlet kita menyumbang emas untuk Jawa Barat,'' kata Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada acara Penghargaan Insan Olahraga Berprestasi di Bandung Senin (28/3) malam.

Melihat prestasi yang diraih tersebut, kata Yana. ini menjadi bukti jika Kota Bandung telah melakukan pembinaan yang baik kepada para atletnya.  Dia optimistis, jika tahun ini perhelatan Asian Games, SEA Games, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) diadakan, para atlet Kota Bandung bisa meraih juara umum.

''Kita dorong para atlet untuk terus mengikuti cabang olahraga dari mulai regional, nasional, bahkan sampai internasional. Melihat potensi yang dimiliki para atlet kita saat ini, mudah-mudahan di porprov dan peparprov kita bisa juara umum,'' ujarnya.

Yana mengungkapkan, Pemkot Bandung juga telah menyiapkan anggaran untuk bonus para atlet yang berprestasi di Porprov dan Peparprov mendatang. Untuk anggarannya selama ini Pemkot bandung menitipkan ke KONI dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) berupa dana hibah. Ini bisa menjadi bentuk perhatian dari pemerintah daerah dan semoga bisa digunakan dengan sebaik-baiknya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Eddy Marwoto mengatakan, apresiasi kadeudeuh ini tidak hanya diperuntukkan bagi para atlet yang berhasil meraih medali. Tapi juga diberikan kepada atlet yang belum bisa menyumbangkan medali pada PON maupun Peparnas tahun lalu.

''Rp16 miliar total hadiah yang disiakan, diberikan untuk para atlet yang meraih medali maupun yang belum mendapatkan medali. Besarannya beda-beda untuk setiap kategori namun untuk atlet yang non medali kita berikan Rp5juta,'' terangnya..

Menurut Eddy, nilai apresiasi yang diberikan pada para insan olahraga ini beragam. Paling banyak diberikan untuk peraih emas perorangan yakni Rp65 juta. Lalu tim double atau pasangan sebanyak Rp45 juta. Kemudian tim beregu 3-5 orang mendapatkan Rp 40juta. Para pelatih, manager, mekanik, tim monev, serta wasit juga mendapatkan apresiasi kadeudeuh.

''Prestasi Jabar yang menyabet gelar juara umum pada PON XX dan juara II Peparnas XVI, tentu tidak lepas dari kontribusi Kota Bandung yang paling banyak menyumbang atlet untuk Jabar.  Maka dari itu, selain kadeudeuh, kami juga memberikan jaminan asuransi kesehatan selama satu tahun kepada para atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga Kota Bandung agar bisa memberikan rasa nyaman saat mereka latihan dan bertanding. Jaminan ini sudah konsisten kami berikan sejak tahun 2018,'' tambahnya.

Pada kesempatan ini, Pemkot Bandung juga memberikan penghargaan untuk Wali Kota Bandung, almarhum Oded M. Danial sebagai Bapak Olahraga Kota Bandung, sebagai apresiasi atas jasa-jasa beliau yang peduli pada insan olahraga Kota Bandung. (AN/OL-10)

BERITA TERKAIT