27 March 2022, 12:04 WIB

Gara-gara KIPI Warga Pegunungan Meratus Kalsel Tolak Vaksinasi


Denny Susanto | Nusantara

MI/Lilik Darmawan
 MI/Lilik Darmawan
vaksinasi covid-19 untuk anak-anak usia 6-17 tahun.

PERISTIWA seorang warga pedalaman Pegunungan Meratus yang mendadak kejang-kejang usai disuntik vaksin Covid 19 di Desa Datar Ajab, Kabupaten Hulu Sungai Tengah beberapa waktu lalu, memicu ketakutan dan penolakan warga pegunungan untuk mejalani vaksinasi.

Selama ini persentase vaksinasi di kawasan pedalaman di Kalsel memang masih rendah, akibat rumor tentang vaksin yang justru menyebabkan seseorang jadi sakit dan di beberapa wilayah terkait isu kehalalan vaksin.

Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) warga Dusun Pantai Mangkiling, pedalaman Pegunungan Meratus yang kejang-kejang usai divaksin dan disaksikan banyak warga, membuat warga semakin takut dan menolak menjalani vaksin Covid 19.

Peristiwa tersebut terjadi Kamis (24/3) lalu dalam sebuah kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan tim Puskesmas Batu Tangga di Desa Datar Ajab. Peristiwa ini sempat memicu kemarahan warga adat dan beruntung bisa diredam aparat setempat.

Camat Hantakan, Sahri, Minggu (27/3), mengatakan saat ini kondisi warga mulai membaik dan menjalani perawatan medis dengan kunjungan tim kesehatan setiap hari. "Pemerintah bertanggung jawab dan tidak lepas tangan. Sebelumnya Forkopimcam dan dinkes Hantakan sudah memediasi untuk menyelesaikan masalah ini," tuturnya.

Untuk sementara kegiatan vaksinasi di kawasan pegunungan Meratus ini dihentikan. Hingga kini realisasi vaksinasi di Kalsel dosis pertama sudah mencapai, 90,40 persen, dosis dua 63,12 persen dan dosis 3 (booster) baru 7,11 persen.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, sejak beberapa waktu terakhir turun langsung memantau gerakan vaksinasi massal di sejumlah wilayah di Kalsel. "Vaksinasi di Kalsel saat ini, difokuskan untuk target 70 persen vaksinasi dosis ke dua sebelum Ramadhan. Ini sesuai arahan Presiden kita targetkan sebelum Ramadhan seudah 70 perse," ujar Sahbirin.

Data Satgas Penanganan Covid 19 Kalsel mencatat kasus positif Covid 19 di wilayah tersebut terus bertambah. Hingga kini jumlah kasus positif Covid 19 di Kalsel sudah mencapai jumlah 84.042 kasus dengan jumlah penderita sembuh 81.108 atau 96,51 persen.

Tercatat masih ada 412 orang penderita yang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, 51 orang dinyatakan suspect dan 2.525 orang meninggal dunia. (OL-13)

Baca Juga: Alor Kini Miliki Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Pertama di NTT

BERITA TERKAIT