23 March 2022, 14:53 WIB

Pedagang Pasar Lembang Kekurangan Pasokan Minyak Goreng Curah


Depi Gunawan | Nusantara

MI/Depi Gunawan.
 MI/Depi Gunawan.
Pedagang sembako di Pasar Panorama Lembang Kabupaten Bandung Barat sedang mengemas minyak goreng curah ke dalam plastik, Rabu (23/3).

KELANGKAAN minyak goreng masih terjadi di pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sejumlah pedagang sembako mengaku kekurangan stok minyak goreng curah lantaran tidak ada pasokan dari distributor maupun agen.

Samsi, 27, pedagang sembako di Pasar Panorama Lembang, mengatakan, pasokan minyak goreng curah sudah dibatasi sejak seminggu lalu. Padahal permintaan sedang meningkat lantaran banyak konsumen yang biasa menggunakan minyak kemasan beralih menggunakan minyak goreng curah.

"Sekarang curah agak susah nyari. Jadi kebalik. Asalnya kan minyak kemasan yang susah sekarang malah curah yang jadi susah. Itu semenjak harga minyak kemasan naik," katanya, Rabu (23/3).

Dia menuturkan, pedagang kini hanya menerima stok 50 kilogram minyak curah. Sebaliknya, minyak goreng kemasan cukup melimpah di pasar tetapi harganya lebih mahal.

"Ya jadi kasihan pedagang kecil, karena konsumen para pedagang makanan tidak sanggup membeli minyak goreng kemasan yang harganya jauh lebih mahal," ujarnya. Haarga minyak goreng curah dari distributor dijual Rp15 ribu kemudian pedagang menjual kembali kepada konsumen Rp18 ribu per kilogram. 

Menjelang bulan puasa, dia menduga permintaan minyak curah bakal lebih meningkat dari biasanya. "Pemerintah harus segera menstabilkan pasokan biar masyarakat enggak kesusahan. Apalagi mendekati puasa," jelasnya.

Baca juga: Tanah Longsor Putus Kabel Telkom di Kalianget Wonosobo

Seorang ibu rumah tangga, Nia, 25, mengatakan bahwa saat ini harga minyak goreng kemasan sudah terlampau mahal. Dirinya merasa tidak sanggup membeli minyak goreng kemasan yang harganya mencapai Rp24 ribu-Rp28 ribu per liter.

"Uang belanja harus dibagi-bagi buat membeli kebutuhan pokok lain. Harga-harga di pasar kan sudah naik, gula dan lainnya. Oleh karena itu sementara ini saya beralih menggunakan minyak goreng curah yang dibanderol lebih murah," ucap Nia. (OL-14)

BERITA TERKAIT