21 March 2022, 22:36 WIB

Ende Ingin Kembangkan Industri Perikanan Tangkap


Gabriel Langga | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi 

KABUPATEN Ende, Nusa Tenggara Timur memiliki potensi perikanan laut yang luar biasa namun belum digarap secara maksimal. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ende akan mengembangkan industri perikanan tangkap untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Bupati Ende Djafar Achmad mengatakan potensi perikanan tangkap di wilayah Ende dengan luas laut 1523,2 km2 dan panjang garis pantai 205,572 km, memiliki potensi sumber daya ikan 19.299,4 ton per tahun. Ende juga memiliki Rumah Tangga Perikanan (RTP) berjumlah 5.842 dan 20.308 nelayan.

"Kita memiliki potensi perikanan tangkap yang ada maka sudah sepantasnya Kabupaten Ende diprioritaskan pengembangan industri perikanan tangkap," ujar dia, Senin (21/3).

Ia mengaku telah mempresentasikan pengembangan potensi perikanan tangkap di Ende kepada Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. "Saya sudah presentasikan potensi itu ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kabupaten Ende memiliki potensi perikanan tangkap yang besar. Maka sudah sepantasnya Ende diprioritaskan untuk pengembangan industri perikanan tangkap," papar dia.

Untuk itu, Djafar berharap adanya dukungan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penyediaan fasilitas penunjang bagi pengembangan industri perikanan tangkap berupa dermaga pendaratan ikan, cold storage dan SPBN. "Kita harap ada dukungan pemerintah pusat terkait penyediaan fasilitas penunjang pengembangan industri perikanan tangkap di Kabupaten Ende ini," pungkas dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT