21 March 2022, 09:10 WIB

Hujan Deras Rendam 3 Ha Areal Hutan Perhutani di Wonosobo


Tosiani | Nusantara

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
 

AREAL lahan milik Perum Perhutani KPH Kedu Utara seluas satu hektare di wilayah Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang, Wonosobo, Jawa Tengah mengalami longsor setelah diguyur hujan deras pada pekan lalu. Akibatnya, areal lahan seluas tiga hektare di bawahnya tergenang hingga setinggi enam hingga delapan meter.

Akibat kejadian tersebut akses jalan wisata juga ke ladang ditutup dengan garis police line karena sangat membahayakan. Penutupan ini berlaku sampai batas waktu aman.

Kepala Pelaksana Harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Bambang Triyono, mengatakan, berdasarkan laporan dari Sekretaris Desa Karangsambung, Sukirman, peristiwa longsor terjadi pada Selasa (16/3). Namun dampak genangan air tersebut masih terjadi hingga sekarang, Senin (21/3).

"Longsor terjadi karena hujan deras dengan durasi cukup lama. Luas longsoran kurang lebih 1 Ha. Dampak dari longsoran itu, areal lahan seluas 3 Ha tegenang air dengan ketinggian sdh ada yabg mencapai 6 meter," kata Bambang, Senin.

Sebagai upaya antisipasi dampak longsoran, kata Bambang, pihak BPBD telah menyalurkan kebutuhan bantuan berupa pipa sebanyak lima batang, masing-masing berdiameter 50 sentimeter. Penggunaan pipa agar air bisa dikendalikan dan tidak membahayakan. "Rekayasa akan kami pasang pralon pembuangan mengarahkan aliran air kerjasama dengan DPU PR,"katanya.

Tim dari Pemkab Wonosobo juga sudah mengecek lokasi tanah longsor di Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang yang berakibat timbulnya genangan air seluas sekitar 3 ha dan ketinggian air sudah mencapai 7-8 meter. Tim terdiri dari BPBD, Camat dan forkopincam kalibawang, Basarnas dan relawan. (TS/OL-10)

BERITA TERKAIT