19 March 2022, 20:14 WIB

Sempat Lumpuh karena Longsor, Akses di Jalan Tangkuban Parahu Kembali Normal


Depi Gunawan | Nusantara

MI/Depi Gunawan
 MI/Depi Gunawan
Kendaraan melintasi lokasi longsor di Desa Cikole Jalan Tangkuban Parahu Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (19/3).

USAI sempat lumpuh akibat tertimbun material longsor, jalur provinsi di Jalan Tangkuban Parahu Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai kembali normal.

Jalan Tangkuban Parahu tepatnya di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, sempat tertutup akibat tembok penahan tebing (TPT) longsor pada Jumat (18/3) petang. Akibatnya akses jalan hanya bisa dilalui satu lajur sehingga sempat terjadi antrean panjang kendaraan.

Pascakejadian, warga dibantu anggota Brimob Jabar, relawan dan sejumlah organisasi kemanusiaan langsung bergerak menyingkirkan material tanah yang menimbun jalan raya. Pembersihan material kembali dilanjutkan pada Sabtu (19/3) pagi oleh sejumlah anggota relawan.

Ketua RW setempat, Isak Jeri, mengungkapkan, awalnya halaman rumah warga yang amblas sebelum kemudian TPT. Tak lama berselang, TPT setinggi 6 meter yang menopang pekarangan rumah ambruk ke badan jalan.

"Kemarin sempat terjadi hujan deras. Air hujan menyebabkan pekarangan rumah warga amblas, dari situlah air masuk ke retakan sehingga memicu TPT yang memiliki panjang 25 meter dan tinggi 6 meter ambruk," kata Isak.

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa Purworejo, Sebanyak 6.085 Warga Mengungsi

Beruntung, saat TPT ambruk tak ada kendaraan yang melintas. Namun, akibat kejadian itu, sempat menimbulkan kemacetan.

"Kendaraan harus lewat bergantian, karena hampir setengah badan jalan tertutup longsoran. Dari malam kondisi sudah normal setelah material longsor dibersihkan," ujarnya.

Melihat potensi longsor masih bisa mengancam keselamatan warga, sejumlah warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi kejadian segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Dampak dari kejadian ini juga menyebabkan ratusan warga di beberapa RW sempat kesulitan memperoleh air bersih sejak semalam karena pipa saluran air pecah tertimpa material tanah dan batu TPT. Kini, proses perbaikan pipa saluran air masih dikebut agar pasokan air bersih kembali normal.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT