17 March 2022, 17:48 WIB

Kondisi Sungai Citarum Diklaim Meningkat Baik


Naviandri | Nusantara

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Petugas kebersihan membersihkan bantaran Sungai Cipamokolan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/3/2022). 

PELAKSANA tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut kualitas status Sungai Citarum meningkat dari cemar berat ke cemar ringan.

"Kondisi di Sungai Citarum mengalami peningkatan yang cukup baik, saya berharap pada tahun 2025, kondisi Sungai Citarum semakin baik, sehingga airnya dapat diminum. Yang jelas setelah berjalan sekitar tiga tahun ini, Alhamdulillah kondisinya terus meningkat dari cemar berat ke cemar ringan," kata Yana saat menghadiri acara Gerakan Bersih Sungai di Taman Kersen, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis (17/3).

Menurut Yana, gerakan bersih sungai ini bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia, yang juga disandingkan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan hari jadi Citarum. Yana mengapresiasi kegiatan ini, dia berharap momentum ini mengingatkan kita untuk terus memperlakukan air dengan baik dan benar. Karena air adalah sumber kehidupan.

"Masalah sampah juga kita perlu mengelola dengan bijak, sehingga keduanya bisa selesai," imbuhnya.

Sebagai informasi, beberapa langkah percontohan yang telah dilakukan Pemkot Bandung dalam menangani masalah air dan sampah adalah dengan gerakan drumpori dan Kang Pisman, serta membangun kolam retensi di beberapa titik sebagai sarana parkir air.

"Secara teori musim hujan dalam setahun itu bisa memenuhi kebutuhan air kita. Katakanlah kemaraunya 7 bulan, musim hujannya 5 bulan. Selama musim hujan 5 bulan, kita bisa menabung air dengan cara memarkirnya," ungkapnya.

Baca juga: Pencemaran di Sungai Citarum Diklaim Berkurang

Gerakan ini merupakan aksi pentahelik yang melibatkan semua pihak. Sungai Citarum merupakan sungai utama dan terbesar di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sungai beserta anaknya memiliki peran sebagai sumber air minum dan kebutuhan air masyarakat.

Sementara itu Komandan Sektor 22 Citarum Kol. Inf. Eppy Gustiawan, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, ada keterkaitan satu sama lain antara sampah dan air. Gerakan Bersih Sungai disebut sebagai momentum penting karena melibatkan dua aspek yang saling terkait.

"Momentum Hari Air Sedunia ini kita manfaatkan untuk membersihkan sungai. Sehingga kita lihat, sungai sudah cukup bagus. Kami berharap sungai-sungai di Kota Bandung bisa terawat, khususnya di kawasan padat penduduk," ujar Eppy.

Sebagai informasi, acara Gerakan Bersih Sungai ini dilakukan di sekitar 3,5 kilometer anak sungai Cipamokolan di Kelurahan Rancasari. Selain itu, diserahkan pula disinfektan Eco Enzym sebagai upaya pencegahan covid-19.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT