15 March 2022, 15:31 WIB

Bencana Angin Ribut dan Banjir Landa Grobogan


Akhmad Safuan | Nusantara

Medcom.id.
 Medcom.id.
Ilustrasi.

BENCANA banjir dan angin ribut melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Puluhan rumah porak poranda dan ratusan lain terendam.

Pemantauan Media Indonesia, Selasa (15/3), ratusan warga Desa Kaliwelang, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan hingga siang masih melakukan gotong royong untuk membantu puluhan warga yang rumah mereka porak poranda akibat diamuk angin puting beliung.

Ratusan keluarga di Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan juga harus mengalami kesulitan karena sejak dini hari desa tersebut terendam banjir dengan ketinggian capai 30 sentimeter setelah air di Sungai Serang meluap. "Air mulai merendam desa sekitar pukul 04.30 WIB tadi," ujar Camat Purwodadi Tondi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Abdul Muhari mengatakan akibat hujan lebat melanda kawasan Pegunungan Kendeng volume air di Sungai Wulan meningkat drastis, sehingga ketinggian air melewati tanggul sungai. Meskipun hingga saat ini tidak terjadi gelombang pengungsian, lanjut Abdul Muhari, petugas BPBD dibaantu kepolisian, TNI, dan relawan terus melakukan monitoring wilayah terendam banjir tersebut.

"Ketinggian air masih terkendali. Namun jika terus meningkat tidak menutup kemungkinan dilakukan evaluasi," tambahnya.

Ditanya tentang bencana angin ribut, ia mengatakan berdasarkan inventarisasi jumlah rumah diterjang angin puting beliung sebanyak 25 unit. Rinciannya, kategori rusak sedang sebanyak 13 unit dan rusak ringan 12 unit.

Rata-rata kerusakan rumah pada bagian atap bangunan meskipun ada juga yang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon. "Warga terkena musibah angin puting beliung sementara sebagian besar menumpang ke rumah tetangga atau kerabat yang tidak terkena dampak angin ribut," kata Abdul Muhari. (OL-14)

BERITA TERKAIT