13 March 2022, 22:15 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi


Naviandri | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Daging sapi

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat berencana akan mengadakan operasi pasar (OP) daging sapi apabila harga menjelang puasa terus mengalami kenaikan. Saat ini, harga daging sapi di pasar tradisional di Kota Bandung Rp140 ribu per kilogram begitu juga sedangkan harga  daging ayam naik menjadi Rp38 ribu per kilogram.

"Saat ini kita terus memantau harga daging sapi dan jika menjelang puasa harga terus naik, kami akan melaukan OP daging sapi pada 31 Maret 2022 mendatang," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin)  Kota Bandung, Elly Wasliah di Bandung, Minggu (13/3).

Menurut Elly, selain harga daging sapi dan daging ayam yang naik. harga telur naik dan kini dijual Rp25 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai merah keriting yang kini naik dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram.

Penyebab naiknya harga daging selain karena berkurangnya pasokan juga disebabkan akan datangnya bulan puasa.  Yang jelas ketersediaan daging sapi di Kota Bandung bergantung kepada kondisi di Australia.

"Di Kota Bandung daging impor jumlahnya mencapai 90 persen dan hanya 10 persen daging lokal. Jika ada kenaikan harga di Australia juga berdampak dengan harga, kami berharap mudah mudahan sapi lokal lebih banyak masuk ke Kota Bandung," ucapnya.

Khusus untuk minyak goreng, kata Elly, pihaknya akan kembali menggelar operasi pasar di lima kecamatan pada 15 Maret 2022. Hal itu dilakukan karena masyarakat masih kesulitan mendapatkan khususnya minyak goreng murah.

"Operasi pasar di lima kecamatan akan bekerja sama dengan distributor minyak goreng. Nantinya, setiap kecamatan akan mendapat jatah 2.400 liter dan akan dijual kepada masyarakat maksimal dua liter per orang Rp14 ribu per liter. Lima kecamatan tersebut adalah Regol, Cicendo, Ujungberung, Cibiru dan Astana Anyar," terangnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT