11 March 2022, 13:34 WIB

Kurang Alat Rapid Test, Tracing Covid-19 di Nagekeo Bakal Dihentikan


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Gabriel Langga
 MI/Gabriel Langga
Warga menjalani pemeriksaan antigen

DINAS Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kekurangan alat rapid test antigen. Akibatnya, penelusuran atau tracing terhadap seseorang yang telah berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 harus dihentikan sementara.

Epidemiolog Kesehatan Dinas Kesehatan Nagekeo Konstantinus Ua mengaku saat ini pihaknya kekurangan alat rapid test antigen sehingga upaya tracing dihentikan sementara.

"Iya benar kita kekurangan alat rapid antigen. Jadi pada minggu ini hingga minggu depan tidak ada tes antigen di Kabupaten Nagekeo," ujar dia saat dihubungi mediaindonesia.com, Jumat (11/3).

Ia pun mengaku telah berupaya untuk meminjam alat rapid test antigen di kabupaten tetangga. Namun, kata dia, stok alat rapid test antigen di kabupaten tetangga juga tidak mencukupi.

"Kita sudah berusaha pinjam dulu di kabupaten tetangga. Tetapi stok rapid test antigen yang dimiliki oleh mereka juga tidak mencukupi," papar Konstantinus.

Baca juga:  Bupati Luncurkan Nagekeo The Heart Of Flores

Dia pun mengaku kehabisan alat rapid test antigen ini dikarenakan selama ini pihaknya sangat gencar melakukan penelusuran kontak erat pasien covid-19. Petugas di setiap puskesmas melakukan penelusuran kontak pada semua kasus terkonfirmasi positif di wilayahnya masing-masing.

"Semua kegiatan penelusuran kontak erat dilakukan menggunakan tes cepat antigen. Sehingga, ketersediaan alat tersebut sangat dibutuhkan untuk kelancaran pengendalian penyebaran covid-19 di Kabupaten Nagekeo," pungkas dia.(OL-5)

BERITA TERKAIT