07 March 2022, 20:47 WIB

Sakit Hati, Istri Bunuh Suami, Anak dan Cucu di Bandung Barat


Depi Gunawan | Nusantara

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi pembunuhan

PANDI, 63, ditemukan tewas di rumahnya Kampung Celak Kidul, RT 03, RW 08, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (7/3) dini hari.

Korban tewas akibat bacokan di tubuhnya, tidak jauh dari jasad Pandi, dua korban lainnya ditemukan masih bernyawa namun mengalami luka parah, bahkan satunya masih bayi.

Polisi langsung meringkus pelaku berinisial A yang merupakan istri korban, sebelumnya A hendak bunuh diri dengan memegang kabel listrik. Pelaku sudah dibawa aparat berwajib untuk mendalami motif pembunuhan tersebut.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menjelaskan, peristiwa itu dilatarbelakangi sakit hati dan faktor ekonomi. Meski demikian, dia belum bisa memastikan secara detil karena pelaku masih dalam pemeriksaan.

"Motif penganiayaan karena sakit hati, dan ekonomi. Sakit hati karena suaminya membuat dia tersinggung. (Faktor) ekonomi, suami dan anaknya tidak ada penghasilan untuk sehari-hari," ucap Imron.

A menghabisi nyawa korban saat tertidur menggunakan benda tajam, peristiwa itu menggemparkan warga sekitar lantaran terdengar suara teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Nyawa Pandi tidak sempat tertolong, sementara anak dan cucunya mendapat penanganan medis karena mengalami luka parah di bagian pipi dan leher.

"Sedikit ada kesalahpahaman di antara pelaku dan korban meninggal. Pelaku menganiaya para korban saat mereka sedang istirahat. Pelaku akan dilakukan tes kejiwaan, perkembangannya nanti akan kita sampaikan kembali," ungkapnya.

Sekretaris Desa Celak, Ayi Safari mengungkapkan, pelaku langsung melakukan percobaan bunuh diri setelah membacok tiga anggota keluarganya.

"Setelah kejadian itu pelaku langsung melarikan diri, ketika sedang dilakukan pertolongan pada korban, pelaku ternyata kembali ke rumahnya dan mencoba bunuh diri," terang Ayi.

Aksi percobaan bunuh diri tersebut dilakukan dengan cara memegang kabel strum, tetapi sebelum pelaku meregang nyawa, upaya itu berhasil digagalkan oleh warga. Sementara setelah dilakukan autopsi di rumah sakit, jasad Pandi langsung dimakamkan. (OL-13)

Baca Juga: Regenerasi Petani, Polbangtan Malang Adakan Program Pemagangan Bersertifikat

BERITA TERKAIT