05 March 2022, 20:54 WIB

Trauma Nelson Korban Selamat dari Pembantaian KKB Papua


Mediaindonesia.com | Nusantara

Antara/Pendam XVII Cenderawasih.
 Antara/Pendam XVII Cenderawasih.
Nelson Sarira, karyawan PTT yang selamat dari pembantaian KKB di Beoga, Sabtu (5/3), berhasil dievakuasi ke Timika.

NELSON Sarira, karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang selamat dari pembantaian kelompok kriminal bersenjata
(KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, terus menyatakan bahwa kawannya mati semua di bawah atau kamp PTT.

"Ucapan itu terus saja disampaikannya saat berhasil masuk ke helikopter yang membawanya dari kawasan BTS3 yang berada di perbatasan Kabupaten Puncak dengan Kabupaten Intan Jaya," ungkap Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri kepada Antara, Sabtu (5/3).

Fakhiri mengaku dari laporan yang diterima, korban tampak mengalami trauma karena dirinya satu-satunya orang yang selamat dalam insiden penyerangan yang dilakukan KKB, Rabu (2/3). Korban Nelson mengaku selamat karena berhasil melarikan diri dan bersembunyi.

Saat ini Nelson sedang ditangani tim medis sehingga belum banyak keterangan yang diberikan. Untuk evakuasi delapan orang termasuk seorang penduduk setempat yang menjadi pemandu dijadwalkan Senin (7/3).

Evakuasi jenazah korban pembantaian KKB akan dilakukan setelah 17 warga Beoga yang diminta bantuannya oleh Bupati Puncak tiba di TKP yang akan ditempuh selama dua hari perjalanan. Saat ini ke-17 warga Beoga sudah berjalan kaki menuju TKP dan berharap selama perjalanan dan proses evakuasi tidak ada hambatan.

Selain berjalan kaki, untuk mencapai tower BTS3 itu hanya dapat menggunakan helikopter dan lokasi berada di perbatasan dengan Kabupaten Intan Jaya. "Karenanya saat evakuasi nanti jenazah terlebih dahulu akan dibawa ke Sugapa sebelum ke Timika," jelas Fakhiri. 

Baca juga: Lokasi Penembakan Pekerja BTS oleh KKB hanya Terjangkau Helikopter

Delapan orang yang menjadi korban keganasan KKB di Beoga yakni tiga karyawan PTT ialah Billy Garibaldi, Renal Tegasye Tentua, dan Bona Simanullang, warga yang menjadi pemandu bernama Gogon atau Bebi Tabuni, serta empat karyawan kontraktor ialah Jamaluddin, Syahril Nurdiansyah, Ibo, dan Eko Septiansyah. (OL-14)

BERITA TERKAIT