04 March 2022, 18:47 WIB

Insentif Guru Honorer Palembang belum Dibayar selama Empat Bulan


Dwi Apriani | Nusantara

MI/Dwi Apriani.
 MI/Dwi Apriani.
Ilustrasi guru honorer.

GURU honorer di lingkungan sekolah SD dan SMP Kota Palembang mengeluhkan belum ada pembayaran insentif selama empat bulan. Keluhan guru ini ramai diperbincangkan di media sosial. Para guru honorer ini mengeluhkan lamanya pembayaran insentif sebesar Rp1 juta per bulan itu.

Seperti diketahui, insentif itu merupakan penghargaan dari wali kota untuk 2.700 tenaga honorer yang sudah bekerja keras mendidik siswa di sekolah SD ataupun SMP. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, tunggakan insentif selama empat bulan ini sedang diproses ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk pembayaran November dan Desember.

"Sudah diproses, tetapi untuk dua bulan dulu. Selanjutnya insentif Januari dan Februari akan menyusul berikutnya," katanya, Jumat (4/3/2022).

Zulinto meminta para guru untuk memaklumi keterlambatan ini karena kondisi keuangan Pemkot menurun sejak pandemi covid-19. "Ini adalah reward dari wali kota yang sudah berjalan beberapa tahun dari yang sebelumnya hanya Rp500 ribu per bulan naik terus menjadi Rp1 juta," katanya. Meskipun dijanjikan akan dibayarkan, pihak Pemkot belum menyebutkan tanggal pasti pencairannya.

Baca juga: Ombudsman DIY Temukan Praktik Tying pada Penjualan Minyak Goreng

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Zulkarnain, mengatakan, terkait keluhan guru yang belum menerima insentif ataupun TPP, pihaknya akan memastikan dulu. "Saya konfirmasi dulu ke Dinas Pendidikan (Diknas) dan bagian perbendaharaan. Biasanya dalam proses pembayaran jika administrasinya selesai, bisa dibayarkan," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT