02 March 2022, 20:45 WIB

Mal Pelayanan Publik Pertama di Sumut Resmi Beroperasi


Yoseph Pencawan | Nusantara

DOK Humas Pemprov Sumut
 DOK Humas Pemprov Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengecek kesiapan salah satu gerai di Mal Pelayanan Publik di Kota Tebingtinggi, Rabu (2/3).

PEMPROV Sumatera Utara (Sumut) resmi mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) pertamanya mulai Rabu (2/3). Peresmian dilakukan langsung Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi.

Peresmian mal pelayanan publik yang terletak di Balai Kartini, Jalan Gunung Leuser, Kota Tebingtinggi, itu ditandai dengan penandatanganan prasasti, penekanan tombol, serta pengguntingan pita di depan pintu masuk mal.

Di dalam mal seluas 7.696 meter persegi tersebut sementara ini ada 11 gerai pelayanan kementerian/lembaga ditambah 10 gerai layanan BUMN/BUMD serta 19 layanan perangkat daerah dengan total 128 jenis layanan. Selain gerai layanan, mal juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung diantaranya areal bermain anak, ruang laktasi, klinik, ruang baca, hingga fasilitas disabilitas.

Gubernur berharap kehadiran MPP dapat mempermudah dan mempercepat berbagai pengurusan oleh masyarakat karena menyatukan lokasi pelayanan. Dia mengaku kemampuan untuk memudahkan dan mempercepat layanan kepada masyarakat itulah yang membuatnya tertarik mendukung dan meresmikan MPP.

Menurut Edy, pengoperasian MPP ini sebenarnya sudah sejak lama direncanakan. Namun karena terjadi kondisi pandemi Covid-19, rencana tersebut mengalami penundaan. "Saya akan mendorong pendirian dan pengoperasian MPP di daerah lain di Sumut," jelasnya.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Menpan-RB Diah Natalisa mengungkapkan, keberadaan MPP di Kota Tebingtinggi merupakan yang ke-52 di Indonesia. "Fasilitas ini merupakan salah satu perwujudan dari reformasi birokrasi," ujarnya.

Kendati untuk memberi pelayanan publik, keberadaan MPP bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi juga sangat membutuhkan dukungan masyarakat.

Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar mengatakan, pihaknya masih akan melakukan berbagai perbaikan terhadap pengoperasian MPP. Untuk itu pula Pemkot Tebingtinggi akan meminta masukan dari pemerintah provinsi dan pusat. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT