28 February 2022, 21:19 WIB

Pemkot Medan Desak BWS Sumatera II Normalisasi Sungai


Yoseph Pencawan | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Pengerukan sungai.

PEMERINTAH Kota Medan, Sumut khawatir banjir akibat luapan sungai akan makin parah di masa mendatang. Wali Kota Medan Bobby A Nasution mengatakan dirinya telah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II segera melakukan normalisasi sungai-sungai yang melintasi Ibu Kota Provinsi Sumut itu. "Kita telah meminta BWS II untuk secepatnya menormalisasi sungai," ungkapnya, Senin (28/2).

Normalisasi sungai merupakan upaya mengembalikan fungsi sungai seperti semula berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mengeruk dasar sungai untuk mengembalikan kedalaman sungai.

Menurut Bobby, normalisasi sungai sangat penting dilakukan untuk menekan dan mencegah banjir di Kota Medan. Hal itu karena salah satu faktor penyebab terbesar banjir di Medan adalah sungai yang meluap karena tidak mampu menampung tambahan debit air karena mengalami pendangkalan.

Seperti yang kerap terjadi di daerah sekitar sungai Deli. Termasuk yang sedang dialami warga di tiga kelurahan di Kecamatan Medan Labuhan, yakni Kelurahan Besar, Kelurahan Martubung dan Kelurahan Pekan Labuhan.

Banjir telah menggenangi 14 lingkungan dengan 2.586 unit rumah terdampak. Pemkot Medan memastikan bagian sungai Deli yang melintasi wilayah kecamatan itu tidak mampu menampung curahan air hujan yang turun dalam dua hari ini sehingga meluap dan mengakibatkan banjir.

Bobby mengatakan, luapan itu terjadi karena sungai Deli telah mengalami pendangkalan. Pemkot sudah berkali-kali mengajukan normalisasi sungai kepada BWS Sumatera II, tetapi sudah bertahun-tahun tidak juga direalisasikan.

Pemkot Medan sendiri tidak dapat melakukan normalisasi karena hal itu merupakan kewenangan BWS Sumatera II. Artinya, hanya BWS Sumatera II-lah yang berwenang melakukan normalisasi.

Kota Medan memiliki lima sungai induk yang melintasi wilayahnya. Kelimanya adalah Sungai Belawan, Sungai Mencirim, Sungai Deli, Sungai Sei Kambing, dan Sungai Babura. (OL-15)

BERITA TERKAIT