27 February 2022, 19:40 WIB

Menko PMK: Kebutuhan Pokok Pengungsi Gempa Sumbar Jadi Prioritas


M. Iqbal Al Machmudi | Nusantara

Antara
 Antara
Foto udara masjid yang runtuh akibat gempa bumi di wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat.

PEMERINTAH bergerak cepat untuk menangani dampak gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang melanda wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

Hal itu ditekankan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Muhadjir menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan berbagai upaya dalam penanganan tanggap darurat bencana gempa bumi.

Baca juga: BNPB Dorong Percepatan Penanganan Gempa Bumi di Sumbar

"Kondisi kerusakan saat ini sedang didata. Sesuai standar penanganan bencana, yang pertama harus ditangani adalah korban. Baik korban yang hidup ataupun yang meninggal," jelas Muhadjir, Minggu (27/2).

Pihaknya mengatakan bahwa pemerintah fokus pada penanganan korban cedera, korban pengungsi rentan (perempuan, anak, lansia dan disabilitas), hingga pemenuhan kebutuhan pokok pengungsi.

Baca juga: Aliran Listrik Pasaman Barat Kembali Normal Pascagempa

Saat ini, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi korban pengungsi adalah kebutuhan pakaian, kebutuhan sanitasi, dan tempat tinggal sementara, yakni tenda pengungsian.

Kebutuhan hunian sementara untuk pengungsi juga sangat mendesak untuk dipenuhi. Pasalnya, jumlah pengungsi semakin bertambah, namun kesediaan hunian sementara terbatas.

"Saya sudah meminta kepada kepala BNPB untuk segera menyuplai kebutuhan tenda untuk hunian sementara pengungsi," tutur Muhadjir.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT