23 February 2022, 06:30 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Antarpulau di Maluku Utara Tunda Pelayaran


Hijrah Ibrahim | Nusantara

MI/Hijrah Ibrahim
 MI/Hijrah Ibrahim
KM Permata Obi Berlabuh di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate.

AKIBAT gelombang tinggi disertai angin kencang, sejumlah kapal antarpulau di Maluku Utara tidak beroperasi, salah satunya KM Permata Obi dengan rute Ternate-Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

KM Permata Obi sedianya dijadwalkan berlayar pada Selasa (22/2) sore namun harus ditunda akibat cuaca buruk.

Selain itu, puluhan penumpang rela menunggu di atas kapal meski belum mendapat kepastian keberangkatan.

Baca juga: Produksi Jagung Pesisir Gresik Anjlok akibat Serangan Tikus dan Penyakit Putih

"Kapal yang kami tumpangi ini sejak Senin sore (berlabuh). Namun Selasa ini belum juga berangkat kemungkinan cuaca kurang baik di perairan," ungkap Naser Soamole, salah satu penumpang KM Permata Obi tujuan Ternate-Sanana ketika ditemui di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Selasa (22/2) sore.

Sementra itu, Febri, salah satu ABK Permata Obi mengatakan penundaan keberangkatan ini karena belum mendapat izin berlayar dari petugas berwenang.

"Kami masih menunggu informasi dari petugas pelabuhan karena cuaca saat ini kurang baik sehingga kami pun tidak berani berlayar," kata Febri.

Terpisah, BMKG Stasiun Kelas I Babullah Ternate telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk untuk wilayah Maluku Utara, termasuk Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.

Cuaca buruk ini terjadi di semua wilayah Provinsi Maluku Utara. Potensi berpeluang terjadi hujan ringan hingga lebat di beberapa kabupaten/kota sehingga perlu diwaspadai.

"Hujan dan angin kencang diperkirakan akan terjadi sore hingga malam, Selain itu gelombang tinggi diperkirakan antara dua sampai empat meter," ungkap BMKG Stasiun Kelas I Babullah Ternate. (OL-1)

BERITA TERKAIT