22 February 2022, 18:30 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Kerusakan Jalan di Cianjur


Benny Bastiandy | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi jalan rusak.

TINGGINYA intensitas curah hujan berkontribusi besar terhadap tingkat kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Seperti di lingkup UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah II Warungkondang.

Beberapa titik ruas jalan mengalami kerusakan. Di antaranya di ruas Jalan Kuta-Benjot serta di ruas Jalan Cugenang-Selahuni di Kecamatan Cugenang.

Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah II Warungkondang, Hendi Juhaendi mengatakan air merupakan musuh utama jalan. Artinya, saat curah hujan tinggi, perlu diwaspadai potensi kerusakan infrastruktur jalan.

"Kualitas juga serta saluran air sangat berpengaruh terhadap potensi kerusakan infrastruktur jalan. Kondisi jalan sudah pada berlubang lagi," kata Hendi di sela kegiatan pemeliharaan di ruas Jalan Kuta-Benjot, Selasa (22/2).

Pemeliharaan jalan dilakukan agar bisa memberikan kenyamanan aktivitas warga. Ruas Jalan Kuta-Benjot sepanjang lebih kurang 2 kilometer. Sedangkan ruas Jalan Cugenang-Selahuni sepanjang lebih kurang 5 kilometer.

"Kalau ruas Jalan Cugenang-Selahuni kita prioritaskan dulu yang kondisinya parah. Pemeliharaan jalan rusak kita gunakan aspal," ujarnya.

Bersamaan pemeliharaan jalan rusak di dua titik ruas, kata Hendi, UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah II Warungkondang juga sedang menangani secara darutat titik jalan amblas di ruas Kuta-Benjot. Panjangnya 9,5 meter, lebar 5,5 meter, dan kedalaman 4,5 meter.

"Alhamdulillah sampai kemarin (Senin) kita sudah pasang box decker atau saluran air. Hari ini rencana masuk tahap pengurukan atau pemadatan menggunakan brangkal," jelasnya.

Hendi menuturkan dengan dilakukannya pemeliharaan ruas jalan, maka akan berdampak terhadap kelancaran dan kenyamanan masyarakat. Terutama ruas-ruas jalan yang sekarang kondisinya butuh pemeliharaan. "Untuk ruas Jalan Kuta-Benjot kita menggunakan 10 ton hotmiks yang di-droping dari Bandung," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT