17 February 2022, 17:59 WIB

Gubernur Bali Minta Tiadakan Masa Karantina di Bali Mulai Maret 2022


 Insi Nantika Jelita | Nusantara

MIArnold Tanti
 MIArnold Tanti
Gubernur Bali I Wayan Koster berencana meniadakan masa karantina di daerahnya pada Maret mendatang. 

GUBERNUR Bali I Wayan Koster berencana meniadakan masa karantina di daerahnya pada Maret mendatang sepanjang wisatawan memenuhi protokol kesehatan dan negatif swab PCR.

Masa karantina di Bali kini telah berkurang secara bertahap, dari sebelumnya tujuh hari, menjadi lima hari dan per Rabu (16/2) sudah menjadi 3 hari.

Pulau Dewata pun kedatangan maskapai asing untuk pertama kali sejak pandemi covid-19, yakni Singapore Airlines saat kemarin.

“Untuk itulah, saya berharap penerbangan dari berbagai negara yang dibuka ini akan menjadi suatu promosi yang baik, membangun citra yang baik bahwa Bali mampu mengelola pelaku perjalanan luar negeri dengan protokol kesehatan yang baik,” kata dia dikutip laman resmi Pemprov Bali, Kamis (17/2).

Pesawat Boeing B787-10s Singapore Airlines membawa 156 penumpang, yang terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 109 orang, dan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 47 orang.

Mereka kini tengah menjalani masa karantina yang tersebar di hotel yang berlokasi di Kota Sanur, Denpasar, Ubud, Kabupaten Gianyar, Kuta dan Nusa Dua di Kabupaten Badung dengan sistem hotel non bubble dan bubble (gelembung wisata).

Baca juga: Koster: Sudah 10 Ribu Kasus Varian Omikron, Isolasi di Bali Harus Terpusat

Kedatangan internasional ke Pulau Bali sudah berjalan sejak Januari 2022, yang mana datang pesawat dari Bandara Narita, Jepang ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan membawa 12 penumpang.

“Sehingga penerbangan dari Narita, Jepang dijadwalkan satu minggu sekali. Sedangkan untuk Singapore Airlines rencana akan berjalan sekali setiap hari,” ujar Wayan.

Politikus PDI Perjuangan ini pun mengaku telah menyetujui permohonan surat dari manajemen Jetstar Airlines yang menyatakan akan melakukan penerbangan dengan sejumlah penumpang menggunakan pesawat airbus A320 dari Singapura langsung ke Denpasar.

“Konfirmasi terakhir kedatangan adalah 16 Maret 2022. Kita usahakan lebih cepat lagi dari tanggal itu,” kata orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Dia juga membeberkan terus melakukan koordinasi dengan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra untuk segera melakukan penerbangan dari Sydney, Australia ke Denpasar langsung.

“Saya intens terus minta tolong agar Garuda Indonesia segera buka penerbangan dari Australia, dan itu dimulai dari Sydney. Beliau (Dirut Garuda Indonesia) sudah approve dan rencanakan 4 Maret 2022 akan terlaksana,” pungkasnya. (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT