08 February 2022, 21:35 WIB

BPBD Badung: Kerugian Akibat Hujan dan Angin Kencang Capai Rp430 Juta


Ruta Suryana | Nusantara

MI/Ruta Suryana
 MI/Ruta Suryana
Salah satu atap yang roboh akibat ditimpa pohon yang ditumbangkan angin kencang.

2129
    
BPBD Kabupaten Badung, Bali mendata kerugian material akibat musibah angin kencang disertai hujan lebat di Pasar Beringkit dan sekitarnya, di Kecamatan Mengwi, ditaksir mencapai Rp430 juta.

Peristiwa itu terjadi Senin (7/2) pada rentang waktu pukul 09.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita. Setidaknya ada 4 bangunan yang rusak dan hancur akibat angin kencang dan ditimpa pohon tumbang. Seperti  Bale Gong Pura Dalem Baturateng Beringkit yang roboh dengan kerugian material ditaksir Rp200 juta.

Bangunan lainnya yang juga rusak setelah ditimpa pohon kelapa tumbang akibat cuaca ekstrem yakni bangunan berupa Pejengan ukuran 2 x 2 meter, Priyangan 2,5 x 2,5 meter, serta tembok pembatas keliling ukuran 2,5 x 2 meter Pura Alas Arum, Banjar Selat Beringkit dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.

Sementara kerusakan berat lainnya terjadi pada atap bangunan tiga lantai  Pasar Beringkit yang juga roboh mengakibatkan sekitar 30 lapak pedagang hancur yang untuk sementara tak bisa beroperasi. Dari kejadian ini ditaksir kerugian material mencapai Rp70 juta.

Selain itu juga ada kerusakan tembok lantai dua ukuran 4x4 meter Bale Banjar di Banjar Cepaka, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi. Tembok roboh menimpa atap bangunan di bawahnya. Yaitu yang terdiri dari atap bangunan penyimpanan perangkat gong ukuran 3x3 meter, dengan kerugian ditaksir Rp10 juta.

Dari kejadian tersebut, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Badung melakukan kaji cepat dan penanganan ke setiap lokasi kejadian. ''Tim TRC sudah melakukan assessment di lokasi,'' ujar  Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung I Ketut Murdika. (RS/OL-10)

BERITA TERKAIT