03 February 2022, 18:03 WIB

Guru dan Siswa di Cimahi Positif Covid-19 Bersumber dari Luar Sekolah


Depi Gunawan | Nusantara

Antara/Novrian Arbi.
 Antara/Novrian Arbi.
Ilustrasi.

DUA sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Cimahi menghentikan aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM). Ini lantaran ditemukan siswa dan guru yang terkonfirmasi positif covid-19.

Kedua sekolah ditutup sementara selama tujuh hari ke depan. Sekolah baru bisa beraktivitas normal pada Jumat (10/2). Selama penutupan, kegiatan belajar mengajar diselenggarakan secara daring.

"Salah satu SMP ditutup karena gurunya terkonfirmasi positif tertular dari suaminya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono, Kamis (3/2). 

Kepala Puskesmas Cimahi Tengah dr. Sri Utara mengungkapkan, pihaknya sudah melaksanakan tracing terhadap dua sekolah yang ditemukan kasus positif covid-19. Hasilnya, sekitar 50 guru dan siswa yang bakal menjalani swab test pada Senin (7/2).

"Tracing-nya sudah bekerja sama dengan kedua sekolah tersebut. Kami sudah tahu jumlah orang yang akan ditindaklanjuti," ujarnya.

Untuk sementara, pihaknya menyimpulkan sumber penularan kasus covid-19 bukan berasal dari aktivitas PTM di sekolah.
"Kemungkinan bukan dari sekolah, tapi dari luar sekolah. Ini bisa dari perjalanan atau kontak dengan anggota keluarga yang positif," tuturnya.

Baca juga: 21 Siswa SMAN 3 Sidoarjo Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Sedangkan PTM di Kabupaten Bandung Barat diklaim masih berjalan normal. Belum ada satu pun SD maupun SMP baik yang menggelar PTM 50% serta PTM 100% yang terpaksa ditutup akibat kasus positif covid-19. "Semua SD dan SMP masih normal menggelar PTM, belum ada sekolah yang ditutup," ungkap Kepala Bidang Pendidikan SMP pada Dinas Pendidikan Bandung Barat, Rustiyana. (OL-14)

BERITA TERKAIT