02 February 2022, 16:55 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Pantai Bebas Parapat


Apul Iskandar | Nusantara

MI/Apul Iskandar
 MI/Apul Iskandar
Presiden RI Joko Widodo resmikan Pantai Bebas.

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo dengan mengendarai sepeda motor tiba di kota Wisata Parapat di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, meninjau sekaligus meresmikan penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat Kabupaten Simalungun.

Turut mendampingi Presiden Jokowi antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Kehadiran orang nomor 1 di Indonesia tersebut disambut oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, Forkopimda, para pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun mengenakan pakaian adat Simalungun. 

Di Kota Parapat, Presiden Joko Widodo meninjau sekaligus meresmikan penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat Kabupaten Simalungun. Presiden Jokowi juga melihat revitalisasi dan perbaikan-perbaikan fasilitas guna mendukung salah satu destinasi wisata kawasan Danau Toba.

"Hari ini kita berada di Kawasan Danau Toba juga dalam rangka melihat apakah revitalisasi, perbaikan-perbaikan yang dilakukan sudah berjalan dan saya melihat ada sebuah perbaikan-perbaikan total sehingga nanti Menteri Pariwisata bisa membangun lagi, rebranding, diferensiasi, sehingga ada pembeda Danau Toba dengan kawasan destinasi wisata yang lain. Saya melihat potensi yang besar yang ada di Kawasan Danau Toba Ini," kata Joko Widodo dalam keterangannya selepas peninjauan di Kawasan Pantai Bebas Parapat Sumatra Utara.

Presiden Jokowi tiba di Kawasan Pantai Bebas Parapat sekitar pukul 12.06 WIB dan langsung disambut dengan riuh oleh masyarakat. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi diberikan Hio/Suri-Suri yang diselempangkan pada pundak kanannya dan Gotong yang dikenakan sebagai penutup kepala. Selanjutnya Presiden menerima penjelasan panel dari Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti.

Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kawasan Pantai Bebas Parapat sudah dibangun beberapa fasilitas untuk menyajikan pertunjukan seni budaya hingga menara pandang untuk bisa dinikmati oleh masyarakat yang berkunjung ke Danau Toba.

"Dulunya tidak ada untuk menyajikan pertunjukan seni budaya, sekarang sudah ada amphiteaternya, sudah ada kawasan yang bisa dipakai masyarakat untuk memandang Danau Toba," ucap Jokowi.

Pekerjaan penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat dengan luas total 10.000 meter persegi menghabiskan biaya sebesar Rp84,1 miliar. Pekerjaan tersebut meliputi penataan Kawasan Pantai Bebas, pembangunan gerbang kawasan dan penataan Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat.

Dalam kesempatan tersebut Pesiden Jokowi mencicipi kopi khas Simalungun yang di sajikan dalam stand UMKM yang menampilkan berbagai jenis produk UMKM Simalungun seperti Fogei, hoga hoga dan produk Hio simalungun

Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, berharap agar penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat  dapat meningkatkan daya tarik dari turis domestik maupun juga internasional. Sehingga bisa menikmati keindahan Danau Toba yang merupakan destinasi superprioritas.

"Mudah-mudahan dengan hal tersebut, bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Simalungun dan di sekitar kawasan Danau Toba," ujar Diana. (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT