27 January 2022, 15:20 WIB

Harga Minyak Goreng di Pasaran Belum Sepenuhnya Rp14 Ribu per Liter


Lilik Darmawan | Nusantara

MI/Andri W
 MI/Andri W
 

DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengakui distribusi minyak goreng satu harga masih belum merata. Sehingga, sampai sekarang masih terjadi perbedaan harga dan belum seluruhnya pengecer menjual minyak goreng dengan harga Rp14 ribu per liter.

Sub Koordinator Seksi Informasi, dan Promosi Dagang Disperindag Banyumas Didik Haridik mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan langsung di pasar-pasar di Banyumas, harga masih tetap bervariasi. ''Seharusnya hari  ini pedagang pasar menyesuaikan harga Rp14 ribu per liter. Namun demikian, masih belum semuanya. Karena tidak semua produsen siap,'' jelas Didik pada Kamis (27/1).

Sebetulnya, lanjut Didik, pedagang telah diberi kesempatan selama satu minggu untuk menyesuaikan harga. Faktanya, masih belum bisa semuanya. ''Pada prinsipnya, subsidi itu sebetulnya langsung kepada produsen, sehingga warga dapat menikmati harga Rp14 ribu per liter. Namun, di tingkat pengecer masih ada persoalan, salah satunya karena kesiapannya,'' kata dia.

Plt Kepala Disperindag Banyumas Purwadi Santosa mengatakan salah satu masalah yang muncul adalah ketersediaan minyak goreng. Kalau minyak goreng sudah ada, maka penjualan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu dapat terealisasi. (LD/OL-10)

BERITA TERKAIT