27 January 2022, 10:10 WIB

Tingkat Kemiskinan Kalsel Terendah se-Indonesia


Denny S | Nusantara

MI/Ghazi
 MI/Ghazi
ilustrasi 

PROVINSI Kalimantan Selatan tercatat sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah se-Indonesia. Menurut data BPS angka kemiskinan Kalsel 4,56%, sedangkan tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2021 sebesar 9,71%.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, beberapa waktu lalu mengatakan tingkat kemiskinan provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan berada di bawah rata-rata nasional, terendah terjadi di Kalsel dengan 4,56% bahkan merupakan yang terendah se-Indonesia.

BPS juga mencatat jumlah penduduk miskin di Kalsel sebanyak 197.760 orang. Sementara, tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Kalimantan terjadi di Kalimantan Barat dengan angka 6,84%, di mana jumlah penduduk miskin sebanyak 354.000 orang.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam ekspose RPJMD 2021-2026 juga menyampaikan sejumlah keberhasilan pembangunan, salah satunya pencapaian angka kemiskinan terendah di Indonesia. Selain angka kemiskinan, Sahbirin juga memaparkan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) pada 2021 sebesar 70,92.

IKLH Kalsel berhasil naik dibanding 2020 sebesar 68,43. Capaian angka ini membuat Kalsel termasuk dalam kategori kualitas lingkungan sangat baik. "Kita bersyukur berkat kerja keras semua pihak, khususnya dalam program lingkungan, IKLH Kalsel berhasil naik drastis menjadi kategori sangat baik," ungkapnya.

Namun ada beberapa catatan penting, terutama terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel yang masih berada di bawah rata-rata nasional. Sektor kesehatan, permasalahan stunting, sektor pendidikan, dan juga peningkatan ekonomi yang terkontraksi akibat pandemi covid-19.

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira, Kamis (27/1) menjelaskan arah pembangunan Kalimantan Selatan telah tercantum dalam dokumen RPJMD 2021-2026. RPJMD merupakan penjabaran dari visi misi kepala daerah dan pedoman dasar kegiatan SKPD yang disusun berdasarkan arah kebijakan pembangunan nasional. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT