26 January 2022, 14:05 WIB

Minyak Goreng Satu Harga Mulai Masuk Pasar Tradisional di Kalsel


Denny S | Nusantara

MI/Andri W
 MI/Andri W
Minyak goreng di pasar tradisional.

KEBIJAKAN pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng di Provinsi Kalimantan Selatan ditandai dengan operasi pasar dan mulai masuknya minyak goreng sejumlah merk dengan harga dibanderol Rp14 ribu perliter ke pasar-pasar tradisional. Sejak beberapa waktu lalu, ritel modern telah menerapkan penjualan minyak goreng satu harga ini.

"Sejak kemarin (Selasa) beberapa merek minyak goreng seperti Alif, Sivia dan Siip telah masuk ke pasar tradisional di Kalsel dengan banderol harga sama Rp14 ribu per liter," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Rabu(26/1). Diakuinya hingga kini di beberapa kabupaten/kota harga minyak goreng masih tinggi.

Dikatakan Birhasani sebelum merambah pasar tradisional, semua ritel modern di Kalsel sudah menjual minyak goreng seharga Rp14.000 per liter untuk semua merek. Selain itu pihaknya juga melaksanakan operasi pasar minyak goreng dan aneka kebutuhan pokok di sejumlah daerah yang mendapat sambutan masyarakat. "Untuk operasi pasar minyak goreng akan terus kita lakukan hingga harga benar-benar stabil," ujarnya. 

Disdag Kalsel, menurut Birhasani, berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI untuk mendorong produsen menjangkau pasar tradisional melalui distributor dan supplier, agar harga minyak goreng dijual satu harga.

Pantauan Media, seperti terjadi di banyak daerah di Tanah Air harga minyak goreng di Kalsel melambung sempat mencapai harga Rp20 ribu per liter dan dikeluhkan masyarakat. Padahal di Kalsel sendiri ada beberapa perusahaan yang memproduksi minyak goreng. (DY/OL-10) 

BERITA TERKAIT