26 January 2022, 19:50 WIB

Bentrokan di Sorong, Polri Periksa 20 Saksi


Martinus Solo | Nusantara

MI/MARTINUS SOLO
 MI/MARTINUS SOLO
Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing


SITUASI Kota Sorong, Papua Barat dan di sekitar Bar Double O, sudah kondusif, Rabu (26/1). Sehari sebelumnya, bentrokan antara dua kelompok warga pecah di Bar Double O.

Akibat kejadian itu, 18 orang tewas. Sebanyak 17 tewas di dalam bar yang dibakar massa, dan seorang lainnya tewas akibat luka bacokan.

Polda Papua Barat dan Polres Sorong sudah memeriksa 20 saksi. "Kami juga sudah mengantongi nama-nama pelaku," kata Kapolda Inspektur Jendera Tornagogo Sihombing.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara tahap pertama. Selanjutnya, mereka juga akan melakukan hal serupa untuk tahap kedua.

"Kita menunggu penilaian Dinas Pekerjaan Umum terkait kondisi Bar Double O, apakah masih bisa dimungkinkan untuk melakukan olah TKP di sana," tambah Kapolda.

Saat ini, ia mengakui, pihaknya juga berkonsentrasi mengindentifikasi 17 korban yang tewas di dalam bar. Ada kesulitan, karena tubuh para korban sudah dalam kondisi hangus.

"Kami Terus mengusut tuntas kasus tawuran antar dua kelompok warga
dengan mengutamakan kualitas saksi," tegas Sihombing.

Kepolisian, lanjut dia, saat ini berupaya menjamin keamanan dan keterbitan, agar tidak terjadi tawuran susulan. Sebelumnya, polisi sudah mengundang perwakilan kedua kelompok yang bertikat untuk berdamai. (N-2)

BERITA TERKAIT