25 January 2022, 21:09 WIB

Polisi Masih Lakukan Identifikasi Belasan Korban Tewas Bentrokan di Sorong


Widhoroso | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

KAPOLDA Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing,, Selasa (25/1) meninjau lokasi karaoke DoubelO yang dibakar massa akibat pertikaian dua kelompok warga di Sorong. Dalam peristiwa bentrokan yang disusul pembakatan karaoke tersebut, 18 orang tewas.

Usai meninjau lokasi kejadian di karaoke Doubel0, Kapolda langsung menuju RS Sale be Solu, Sorong untuk melihat proses identifikasi 17 korban tewas yang terjebak kebakaran karaoke itu. Tornagogo  mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim DVI Pusdokes Polri untuk memeriksa dan mengdentifikasi jenazah para korban.

"Tim identifikasi Polda Papua Barat saat ini belum mengetahui identitas para korban yang terbakar dalam insiden bentrok warga di Sorong itu. "Saya telah mengerahkan anggota saya dari Inafis untuk segera melakukan olah TKP kejadian tersebut guna proses hukum lebih lanjut," ujarnya.

Dari 18 korban tewas, 17 tewas akibat terjebak di dalam tempat karoke yang dibakar. Dari ke-17 korban yang terbakar di dalam karaoke DoubelO, tiga diantaranya merupakan tamu dan sisanya sebagai karyawan. Sedangkan satu korban lainnya, tewas dalam bentrokan yang terjadi antardua kelompok.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi terus menghimbau agar masyarakat yang bertikai di Sorong tetap menahan diri dan jangan percaya kabar hoaks yang beredar Percayakan hal ini kepada polisi, kami akan terus melakukan identifikasi para korban untuk mengetahui identitas," kata dia.

Ia juga berpesan kepada masyarakat yang merasa keluarganya belum pulang dari karaoke Doubel0 sampai saat ini agar bisa langsung menghubungi kontak pelayanan 110 Polres Sorong Kota.

Pembakaran karaoke DoubleO merupakan peristiwa lanjutan dari bentrokan dua kelompok warga di Kota Sorong yang terjadi pada Senin (24/1) malam. Dalam bentrokan tersebut, satu orang tewas karena bacokan (Ant/OL-15)  

 

BERITA TERKAIT