25 January 2022, 18:24 WIB

Cegah Omikron, Asrama Haji Sukolilo Ubah Aturan Karantina Bagi PMI


Faishol Taselan | Nusantara

AFP
 AFP
Omikron

ASRAMA Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur mengubah sistem pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di lokasi tersebut. Kini, satu kamar maksimal hanya boleh ditempati dari dua orang yang sedang menjalani karantina.

"Selain itu, selama karantina tidak boleh keluar kamar sama sekali. Masa karantina yang sebelumnya hanya tiga hari, kini diperpanjang menjadi tujuh hari," kata Kepala Asrama Haji Sukolilo Surabaya Sugianto di Surabaya, Selasa (25/1).

Selain itu, sistem pengasramaan Asrama Haji Sukolilo Surabaya kini  menggunakan sistem zona atau bubble. Dua belas gedung Asrama Haji dibagi menjadi tiga zona, masing-masing zona empat gedung. "Sekarang yang terpakai adalah zona dua, yang berisi 124 orang pekerja migran," kata Sugianto.

Ia menjelaskan, saat tiba di Bandara Juanda, semua PMI harus  menjalani pemeriksaan lengkap sebelum menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo. Mereka yang karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya adalah yang hasil swab PCR-nya negatif Covid-19.

Pada hari keenam karantina, PMI akan menjalani tes PCR kedua. Kalau negatif, di hari ketujuh dipersilakan pulang ke daerah asal.  Sementara yang positif, akan dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya. (OL-15)

BERITA TERKAIT