25 January 2022, 16:04 WIB

Warga Sidoarjo Positif Omikron Sembuh Usai 10 Hari Isoman


Heri Susetyo/Yuchri Prabudi (Story Builder) | Nusantara

MI/Heri Susetyo
 MI/Heri Susetyo
Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sidoarjo, M Ato'illah.

SEORANG warga di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terdeteksi positif covid-19 varian baru omikron setelah menjalani Whole Genome Sequencing (WGS) atau pemeriksaan khusus terhadap protein-protein genetik (DNA) untuk melihat varian suatu virus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sidoarjo, M Ato'illah, mengatakan, warga yang positif covid-19 itu tidak pernah memiliki riwayat pergi ke luar kota ataupun luar negeri.

Baca juga: Tawuran Dua kelompok Warga di Sorong Belasan Orang Meninggal

"Warga Sidoarjo ini berjenis kelamin perempuan dan berusia 23 tahun. Ia sudah bekerja dan diketahui tidak ada riwayat pergi keluar kota atau keluar negeri," kata Ato'illah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/1/2022).

Ia menambahkan, warga tersebut sekarang sedang menjalani isolasi di rumah karena tidak merasakan gejala baik itu sedang maupun berat. Dia hanya merasakannya lelah dan sempat menduga karena akan menstruasi atau datang bulan.

"Sebelumnya Dinkes Sidoarjo melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang dicurigai omikron. Satu orang telah keluar hasilnya yakni positif omikron. Warga yang positif ini menjalani isolasi di rumah," lanjut Ato'illah.

Isolasi mandiri tersebut sudah dilakukan sejak 10 hingga 20 Januari lalu. "Jadi sekarang sudah sembuh," lanjut Ato'illah.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tingkatkan Kemantapan Jalan

Menurut dia, warga tersebut belum pernah divaksin covid-19 karena sedang pengobatan hipertiroid (produksi hormon berlebih oleh kelenjar tiroid). "Yang bersangkutan selama ini juga belum menjalani vaksinasi sama sekali dengan alasan sedang dalam pengobatan hipertiroid," imbuhnya.

Lebih jauh disebutkan, Dinkes Sidoarjo sudah memeriksa pihak keluarga dan orang yang diduga melakukan kontak erat. Hasilnya semua negatif. Dinkes Sidoarjo juga meminta masyarakat agar mau untuk divaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan. (A-3)

BERITA TERKAIT