25 January 2022, 07:50 WIB

Aktivitas PN Depok Dihentikan hingga Akhir Januari karena Covid-19


Kisar Rajagukguk | Nusantara

MI/Kisar Rajagukguk
 MI/Kisar Rajagukguk
Aktivitas PN Depok, Jawa Barat dihentikan hingga akhir Januari karena hakim, ASN dan honorernya sebanyak 17 orang positif covid-19.

PENGADILAN negeri (PN) Kota Depok menghentikan sementara semua pelayanan dan aktivitasnya. Hal ini karena adanya temuan 17 kasus covid-19 pada hakim, aparatur sipil negara (ASN) dan honor di sana.

Humas PN Kota Depok Ahmad Fadil menyebutkan, empat hakim, dan 13 aparatur sipil negara (ASN) serta honor di PN setempat positif covid-19.

Karenanya, pelayanan dan aktivitas PN disetop sementara dimulai terhitung 5 hari kerja, sejak hari ini sampai dengan 31 Januari 2022. Dengan harapan lingkungan PN Kota Depok menjadi steril dari covid-19.

"Saat ini, seluruh hakim, ASN dan honor menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya pelayanan dan aktivitas akan kembali normal pada 2 Februari mendatang," kata Fadil, Selasa (25/1).

Ia menjelaskan, sebelum mengambil keputusan penghentian kegiatan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pengadilan Tinggi Bandung.

Fadil berharap, publik pengguna jasa PN Kota Depok maupun para pihak yang berperkara atau para keluarga para terdakdwa serta para advokat dan jaksa penuntut umum (JPU) maklum.

Ia juga mengimbau kepada publik pengguna jasa pengadilan dan lainnya tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dikatakan, pihaknya tetap konsisten berupaya mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan PN Kota Depok.

PN Kota Depok yang merupakan instansi pelayanan publik, wajib meminimalisir terhadap adanya ancaman virus bagi pengguna jasa pengadilan.

PN sendiri, katanya telah melakukan Swab Antigen yang bertujuan untuk mencegah meluasnya wabah covid-19 di PN.

Untuk mengantisipasi agar tidak memunculkan penyebaran covid-19 di PN Kota Depok, sambungnya pihalnya telah melakukan Swab Antigen untuk seluruh hakim, ASN dan honor (OL-13)

Baca Juga: Jakarta Kemungkinan PPKM Level 3, Wagub DKI: Kita Laksanakan Keputusan Pusat

BERITA TERKAIT