24 January 2022, 22:40 WIB

Bendung Omikron, Pemkot Malang Perketat Mobilitas Warga


Bagus Suryo | Nusantara

MI/BAGUS SURYO
 MI/BAGUS SURYO
Wali Kota Malang Sutiaji


Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, bersama forkopimda memperketat
mobilitas warga guna membendung omikron. Upaya itu dilakukan dengan meluncurkan patroli motor penegakan protokol kesehatan.

"Berkaitan dengan kasus omikron di Kota Malang, memang kemarin banyak,"
tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (24/1).

Ia menjelaskan tingginya mobilitas warga dari luar daerah termasuk warga Ibu Kota dan provinsi lain membawa penyebaran cukup signifikan.
Namun, petugas bergerak cepat melakukan tracing dan memantau mobilitas
masyarakat, sehingga kasusnya terkendali.

"Tinggal bagaimana nanti ke depannya. Kita benar-benar harus hati-hati.
Mobilitas orang bukan kita batasi, bukan kita sekat, tapi kita pantau
degan baik," katanya.

Selain menggencarkan patroli penegakan disiplin, tim gabungan juga
memperkuat PPKM mikro. Berbagai upaya pengendalian covid-19 dilanjutkan
agar masyarakat merasa aman dan lancar dalam menjalankan aktivitas.

Menurut Sutiaji, pengendalian mobilitas warga penting mengingat varian
omikron lebih kuat ketimbang varian delta. "Ini harus disikapi bersama dengan cermat," imbuhnya.

Masyarakat pun diminta tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan.
Sementara penguatan PPKM mikro melibatkan rukun tetangga dan rukun
warga.

"Nanti kita rakor bersama Camat, Kapolsek, Danramil, dengan jajaran ke
bawah untuk melakukan pengetatan-pengetatan itu. Juga data, kita minta
memang harus real dan valid, sehingga apa yang dilakukan terpantau.
Selain itu testing kita kuatkan," pungkasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT