24 January 2022, 21:39 WIB

Presiden: Kota Pagar Alam Berpotensi Jadi Kota Energi Hijau Pertama di Indonesia


Andhika Prasetyo | Nusantara

Antara
 Antara
Presiden Joko Widodo di Kota Pagar Alam, Sumsel

PRESIDEN Joko Widodo mengapresiasi Pemerintah Kota Pagar Alam atas upaya pengembangan energi hijau melalui penggunaan listrik dari energi mikrohidro. Ia berharap, kawasan tersebut bisa menjadi kota pertama di Tanah Air yang mampu mencapai nol emisi dan menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain.

"Ini akan menjadi kota dengan zero emission pertama kalau bisa ditindaklanjuti dengan baik. ini baru listrik rumah tangga saja. Kalau ditindaklanjuti dengan kendaraan listrik, Pagar Alam akan menjadi kota pertama di Indonesia yang sepenuhnya menggunakan energi hijau," ujar Presiden di Lapangan Merdeka, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan Senin (24/1).

Presiden mengatakan, saat ini, semua negara di dunia mulai merencanakan menuju ke penggunaan energi baru terbarukan, baik itu dengan memanfaatkan energi matahari, hydropower, geotermal, panas bumi, arus bawah laut, panas permukaan laut, maupun angin. 

Semestinya, Indonesia bisa menjadi yang terdepan dalam hal tersebut karena semua sumber energi baru terbarukan ada di dalam negeri. "Setelah kita hitung-hitung, energi baru dan terbarukan yang kita miliki itu ada kurang lebih, hitungan terakhir tapi saya kira itu belum final, ada 418.000 megawatt. Itu mulai dari tenaga air, panas bumi, geotermal, arus bawah laut, panas permukaan laut, angin, tenaga surya, semua kita miliki," lanjutnya.

Kepala negara memastikan bahwa pemerintah pusat akan memberi dukungan optimal bagi Kota Pagar Alam dan wilayah-wilayah lain yang ingin berbenah menuju daerah dengan energi hijau.
"Saya tadi sudah menyampaikan kepada Pak Menteri BUMN, kepada Pak Gubernur Sumatera Selatan, kepada juga Pak Wali Kota Pagar Alam agar mulai direncanakan. Pemerintah pusat akan membantu di tempat-tempat yang bisa kita bantu," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (OL-8)

BERITA TERKAIT