23 January 2022, 18:45 WIB

BPBD Turunkan Enam Pompa Air Kurangi Genangan Banjir Bengawan Jero


Yakub Ahmad | Nusantara

MI/Ahmad Yakub.
 MI/Ahmad Yakub.
Banjir luapan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jatim.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Jawa Timur, memantau perkembangan genangan banjir sejumlah kawasan di Bengawan Jero. BPBD juga menurunkan enam pompa air di kawasan Sluis Kuro untuk mengurangi dampak genangan di tujuh kecamtan terdampak.

Itu menyusul meningkatnya genangan banjir yang terpicu naiknya permukaan sungai Bengawan Solo hingga siaga merah di kawasan setempat. Hingga saat ini tinggi genangan banjir di permukiman warga kawasan Bengawan Jero masih tinggi.

"Sejak kemarin Tim BPBD memantau kawasan terdampak banjir Bengawan Jero," kata Kabag Protokoler dan Komunikasi Pemkab Lamongan, Arif Bakhtiar, Minggu (23/1) sore. Menurut dia, pemantauan dilakukan di lima kecamatan yakni Karangbinanggun, Glagah, Turi, Deket, dan Kalitengah. Tinggi air pada permukiman warga sejumlah kawasan tersebut masih berkisar antara 20-53 cm.

BPBD juga telah menurunkan enam mesin pompa air untuk mengurangi dampak genangan di kawasan tersebut. Keenam unit berkapasitas total 3.750 liter per detik itu ditempatkan di kawasan pintu air Sluis Kuro. "Ini untuk mengurangi dampak genangan di tujuh kecamatan terdampak," tambahnya.

Baca juga: Sulawesi Selatan Temukan Kasus Pertama Omikron

BPBD Lamongan juga menerjunkan dua armada mobil pikap guna membantu aktivitas warga yang terdampak antara lain untuk mengangkut sepeda motor warga agar terhindar dari kerusakan akibat menyasar genangan banjir. "Pengobatan dan pemeriksaan kesehatan juga terus dilakukan pada 15 posko kesehatan di wilayah terdampak," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT