23 January 2022, 15:10 WIB

Satpam Bank BJB Tangkap Pembobol Mesin ATM di Tasikmalaya


Kristiadi | Nusantara

MI/Kristiadi.
 MI/Kristiadi.
Petugas Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah tempat kejadian perkara perusakan mesin ATM milik Bank BJB, Minggu (23/1).

PETUGAS keamanan atau satpam Bank Jabar Banten (BJB) menangkap seorang pelaku pencurian pembobolan dan perusakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik bank tersebut. Mesin ATM yang dirusak berada dalam Ruko Kerajinan Kampung Bantarjati, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Kejahatan tersebut terjadi pada Minggu (23/1) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Pencurian dan pembobolan mesin ATM juga terjadi sebelumnya di Jalan Ibrahim Adji, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, dan Kampung Pageningan, Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Namun, kali ini aksi pencurian kembali terjadi dengan merusak mesin ATM milik Bank BJB berhasil ditangkap pelakunya.

Petugas Satpam Bank BJB Unit Rajapolah, Deni Syafa'at, mengatakan, pihaknya melihat seorang pengendara sepeda motor masuk ATM dan memasukkan kartu untuk melakukan transaksi dengan menekan PIN. Setelah lima menit, pelaku langsung beraksi di ruangan itu dengan membuka paksa brankas uang bagian bawah dengan memakai tangannya sendiri. "Kondisi brankas mengalami kerusakan," katanya, Minggu (23/1/2022).

Ia mengatakan, melihat hal itu dirinya berinisiatif menangkap pelaku hingga meminta bantuan warga lain yang telah melaksanakan ronda. Karenanya, tidak ada uang yang dibawa lari pelaku.

"Pelaku sudah diserahkan ke Polsek Rajapolah. Saya juga langsung menghubungi pimpinan Bank BJB atas peristiwa tersebut," ujarnya.

Baca juga: BIN Jabar Terus Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kapolsek Rajapolah Ajun Komisaris Iwan Sujarwo mengatakan, pihaknya menerima laporan pencurian dan perusakan mesin ATM milik Bank BJB itu. "Kami telah mengamankan satu pelaku pencurian dan perusakan mesin ATM milik Bank BJB. Pelakunya berinisial AR, warga Sukahening, dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan termasuk pengembangan," paparnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT