22 January 2022, 18:40 WIB

Antisipasi Omikron, BIN Jateng Kembali Gelar Vaksinasi Massal


Lilik Darmawan | Nusantara

MI/Lilik Darmawan
 MI/Lilik Darmawan
Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan BIN Jateng. 

KASUS omikron telah masuk ke Jawa Tengah (Jateng). Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan salah satunya yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), Jateng.

Di Banyumas, Binda Jateng menyiapkan 1.300 dosis vaksin untuk warga di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang. Sebagian dilaksanakan secara door to door.

Kepala Binda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan Banyumas menjadi salah satu kabupaten dari sembilan kabupaten di Jateng sebagai tempat vaksinasi massal. "Kami menyelenggarakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, kemudian masyarakat umum dan vaksin booster. Ini merupakan langkah antisipasi omikron dan untuk menciptakan kekebalan komunitas," jelas Sondi, Sabtu (22/1).

Dijelaskan oleh Sondi, vaksinasi digelar di sembilan kabupaten. Yakni Banyumas, Banjarnegara, Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Magelang, Temanggung, Kabupaten Semarang dan Pati. “Target sebanyak 10 ribu orang peserta.

Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak atau pelajar yaitu jenis sinovac. Sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Dalam vaksinasi massal yang dilaksanakan, Binda Jateng  mendirikan sebanyak 10 sentra vaksinasi di sembilan kabupaten. "Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi masyarakat door to door di Kabupaten Banyumas, Kabupaten Tegal, Kabupaten Magelang. Kemudian vaksinasi anak pelajar dan masyarakat secara door to door dilaksanakan di Banjarnegara, Brebes, Kota Tegal dan Pati. Sementara vaksinasi booster dan vaksinasi masyarakat secara door to door kami laksanakan di Temanggung dan Kabupaten Semarang," ujarnya.

Target vaksin booster adalah masyarakat minimal berumur 18 tahun serta minimal telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya. Vaksinasi booster diberikan gratis alias tidak dipungut biaya kepada masyarakat. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT