21 January 2022, 15:39 WIB

Warga Bandung Terpapat Omikron, Pemkot Ambil Langkah Antisipasi


Naviandri | Nusantara

AFP
 AFP
Omikron

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat melakukan berbagai lengkah menyusul ditemukannya enam warga Kota Bandung positif Covid-19 varian omikron. Salah satu upaya yang dilakukan oleh satgas Covid-19 adalah melakukan tes acak random ke sekolah-sekolah.

"Selain itu kita juga melakukan tracing terhadap enam pasien varian omikron yang kini telah di rawat. Penularannya transmisi lokal kondisi ini yang justru menjadi membuat kami khawatir," kata Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Jumat (21/1).

Yana berharap dengan tindakan yang selama ini dilakukan Pemkot Bandung dalam mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19, seperti percepatan vaksinasi mulai usia anak 6-11 tahun sampai vaksinasi lansia dan booster bisa menghadirkan kekebalan komunitas atau herd immunity.

"Secara teori dengan dilakukannya vaksinasi mudah-mudahan covid-19 ini menjadi endemi bukan pandemi lagi. Sekali lagi, saya tekankan kepada warga Kota Bandung bahwa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini kuncinya adalah protokol kesehatan," jelasnya.

Selain meminta dilakukan lagi tes acak di sekolah terkait PTM, Pemkot Bandung juga tengah mewacanakan penerapan Work From Home (WFH) kembali. "Sesuai anjuran juga itu tidak 100 persen Work From Office. Kita bisa kurangi WFH 25 persen dan WFO 75 persen. Ini lagi kita atur mungkin minggu depan segera regulasinya dulu diatur internal," terangnya.

Dengan adanya temuan varian omikron, Yana mengimbau kepada warga tidak perlu panik. "Terpenting masyarakat tetap menerapkan prokes ini bentuk waspada," jelasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT