20 January 2022, 19:28 WIB

BPODT Kebut Pembangunan Kawasan Wisata Danau Toba Kedepankan Kearifan Lokal


Apul Iskandar | Nusantara

MI/Apul Iskandar
 MI/Apul Iskandar
  

DIREKTUR Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa pencapaian dalam hal pembangunan dan pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba baik wilayah otoritatif maupun koordinatif. Hal ini ldalam rangka menjadikan Kawasan Pariwisata Danau Toba yang maju, berdaya saing, berkelanjutan serta mengedepankan kearifan lokal dalam mewujudkan visi dan misi Kementerian pariwisata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI),

“Selama tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 BPODT selalu mencoba memberikan yang terbaik  untuk kawasan Danau Toba khususnya dari segi kepariwisataan. Dalam hal penunjang destinasi BPODT telah membangun beberapa home stay di desa wisata, pembangunan dan perbaikan jalan menuju kawasan BPODT dan akses jalan menuju lahan BPODT, menyelesaikan ijin AMDAL, membuka destinasi wisata baru The Kaldera," kata Jimmy didampingi jajaran Direktur BPODT saat menggelar konferensi pers di Hotel Labersa, Balige Kabupaten Toba, Sumatra Utara, Kamis (20/1).

Sedangkan dari segi investasi, Jimmy mengungkapkan BPODT telah melakukan berbagai pembangunan penginapan Bobocabin dengan PT Bobobox. Dan di akhir 2021 telah berhasil mendapatkan tender investasi pembangunan hotel oleh PT Labersa Group.

"Dalam hal pemasaran pariwisata, BPODT juga telah banyak melakukan promosi dan pemasaran wisata. Seperti menginisiasi pembukaan rute penerbangan Kuala Lumpur-Danau Toba, pameran promosi pariwisata di dalam maupun luar negeri”, katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jimmy tidak hanya memaparkan pencapaian yang telah dilakukan oleh BPODT saja, namun juga rencana program kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2022 ini.

“Beberapa rencana program kegiatan di tahun anggaran 2022 sudah disusun dan fokus kita kepada Quick Wins di tahun 2022. Yaitu pembangunan infrastruktur fisik di Toba Caldera Resort, pembangunan hotel bintang lima di Lot SR-05 oleh PT Labersa Hutahaean di lahan otoritatif BPODT yang akan segera dilakukan pada tahun ini serta beberapa investasi terkait Cable Car dan Botanical Garden," paparnya.

Sedangkan dari segi pemasaran, BPODT akan menguatkan pelibatan Diaspora Batak di seluruh dunia dalam pengembangan kawasan Danau Toba. "Serta pendukungan penyelenggaraan event MICE Internasional Summit W20 dan penyelenggaraan Calendar of Event pariwisata di Kawasan Danau Toba," tambahnya.

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan bahwa sesuai arahan bapak Presiden BPODT hadir di tengah-tengah masyarakat kawasan Danau Toba adalah dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat luas dan terkhusus masyarakat di kawasan Danau Toba. "Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan metode pembangunan yang mengikutsertakan seluruh pihak baik stakeholder pemerintah maupun masyarakat," tandasnya. (AP/OL-10)









BERITA TERKAIT