19 January 2022, 20:25 WIB

Kinerja Pemkot Malang Meningkat Selama Masa Pandemi Covid-19


Bagus Suryo | Nusantara

MI/BAGUS SURYO
 MI/BAGUS SURYO
Wali Kota Malang Sutiaji


Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menyatakan kinerja daerah meningkat
meski sempat terkontraksi dampak pandemi covid-19.

"Pandemi memang memengaruhi pencapaian sejumlah target dalam kurun waktu dua tahun terakhir," tegas Wali Kota Malang Sutiaji dalam Forum
Konsultasi Publik membahas Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah
Daerah (RKPD) Tahun 2023, Rabu (19/1).

Ia mengakui pandemi membuat pertumbuhan perekonomian sempat terkontraksi. Angka kemiskinan dan pengangguran pun bertambah selama 2020.

Namun, kinerja sejumlah indikator tercatat tetap positif selama pandemi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup komponen pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat naik dari 81,45 pada 2020 menjadi 82,04 di 2021.

Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) dan Indeks Pembangunan Gender
(IPG) turut membaik membuktikan penguatan dimensi sosial budaya di Kota
Malang.

Di sisi lain, tata kelola pemerintahan meningkat signifikan. Semula
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) pada 2019
nilainya BB menjadi A pada 2020.

"Hanya 11 kabupaten dan kota di Indonesia yang berhasil memperoleh predikat tersebut," kata Sutiaji

Capaian itu, lanjutnya, berbarengan dengan raihan predikat opini Wajar
Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja atas
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020 dari Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) RI. Ini WTP berturut-turut ke-10 kalinya. (N-2)

 

BERITA TERKAIT