19 January 2022, 19:42 WIB

978 Koperasi di Sulteng Gulung Tikar


M Taufan SP Bustan | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

DINAS Koperasi dan UKM Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat 978 koperasi di provinsi itu tutup karena tidak dikelola dengan baik. Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sulteng Imran mengatakan, rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten menjadi penyebab banyak koperasi di Sulteng yang terpaksa tutup.  

"Kita tidak pungkiri bahwa rendah sekali SDM kita dalam mengelola usaha koperasi. Jadi tidak heran 978 koperasi tutup," terangnya, Rabu (19/1).

Imran menyebutkan, saat ini koperasi yang masih beroperasi di Sulteng berjumlah 1.217, koperasi tersebut tersebar di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng. "Tadinya koperasi di Sulteng berjumlah 2.195, karena tutup 978, sekarang tersisa 1.217," tegasnya.

Menurut Imran, untuk mengantisipasi bertambahnya koperasi tutup, tahun ini Dinas Koperasi dan UKM membuat program kerja untuk fokus meningkatkan manajemen sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan atau workshop untuk pengurus koperasi.

"Pelatihan yang diadakan seperti penyusunan laporan keuangan, manajemen bisnis, dan pelatihan yang berkaitan dengan perkoperasian," ungkapnya.  

Selain itu, tambah Imran, dinas juga akan memfasilitasi koperasi untuk bisa mendapatkan pembiayaan dari perbankan sehingga dana yang diperoleh bisa disalurkan ke debitur yang merupakan anggota koperasi.

"Suku bunga dikenakan lebih rendah dari perbankan karena sifat koperasi yang mengutamakan kepentingan anggota dan tidak menarik keuntungan yangbesar," tandasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT