17 January 2022, 22:40 WIB

Pemkot Malang Kebut Vaksinasi Booster


Bagus Suryo | Nusantara

AFP
 AFP
Omikron

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, meningkatkan realisasi vaksinasi booster menyusul temuan kasus covid-19 varian omikron di wilayah Malang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, Senin (17/1) menyatakan capaian vaksinasi di Kota Malang sampai awal minggu pertama Januari 2022 untuk dosis pertama tercapai 107,13%.

Adapun dosis kedua tercapai 93,24% dan dosis ketiga untuk tenaga medis tercapai 101,22%. Sedangkan vaksinasi lansia dosis pertama tercapai 68,01% atau 56.501 dan dosis kedua tercapai 62,23%. "Insya Allah terus bergerak karena data dinamis," tegasnya.

Saat ini, vaksinasi booster tersedia 60.000 sampai 70.000 dosis Pfizer dan AstraZeneca. Prioritasnya lansia dan kelompok rentan melibatkan 16 puskesmas, 20 rumah sakit dan 45 klinik. Vaksinasi booster untuk masyarakat umum sudah dimulai Senin (17/1).

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan realisasi vaksinasi mencapai 75%. Kini, prioritas lansia dan anak usia 6-11 tahun.

"Kami memiliki sisa vaksinasi sekitar 300 ribu dosis Sinovac belum kita ambil. Kita mengoptimalkan capaian yang ada dulu," terangnya.

Selain menggencarkan vaksinasi, Pemkab Malang mengantisipasi meluasnya omikron setelah seorang warga Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, terserang covid-19 varian baru tersebut. Petugas Dinkes sudah melakukan tracing dan testing. Kawasan perumahan Segaran di Desa Banjararum zona merah, di tempat itu diberlakukan pengetatan. (OL-15)

BERITA TERKAIT