17 January 2022, 07:06 WIB

Dirlantas Jateng: Seluruh Pelanggar Lalin Termonitor ETLE


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara

ANTARA/Harviyan Perdana Putra
 ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Pipit Witianingsih (kiri) menjelaskan sistem kerja layar pantau lalu lintas di TMC Polres Pekalongan.

DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menindak 34 ribu pelanggar lalu lintas dalam 15 hari awal di 2022.

Tindakan ini menjadi yang tertinggi di Indonesia, bahkan melampaui Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Agus Suryonugroho mengatakan hasil maksimal ini dicapai berkat terobosan kreatif yang diciptakan jajarannya.

Baca juga: Kota Palembang Mulai Terapkan Tilang Elektronik

Agus menjelaskan ETLE ialah salah satu gagasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peresmian ETLE di NTMC Jakarta, Maret 2021 lalu.

Kapolri menyampaikan kehadiran tilang elektronik nasional ditujukan untuk meningkatkan program keamanan.

Tidak hamya itu, ETLE juga mengutamakan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Upaya penegakan hukum yang transparan lewat ETLE dapat mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus pemanfaatan teknologi informasi dalam menangani pelanggaran lalu lintas.

"Dalam penerapan ETLE, setiap petugas menindak menggunakan sarana teknologi, jadi tidak bersentuhan langsung dengan pelanggar. Ini efektif untuk menghindari pungli di lapangan dan akuntabel," papar Agus.

Terkait pelaksanaan ETLE sendiri, Agus mengatakan pihaknya menggunakan law enforcement.

Law enforcement itu adalah Integrated system berupa data Screenshoot terintegrasi  dengan data base.

"ETLE Presisi Nasional serta terintegrasi pula dengan Jasa Pengiriman serta Verifikasi dan persetujuan pelanggar akan di sertai akun dari Briva untuk melakukan pembayaran," ungkap Agus.

"Masyarakat tidak perlu datang ke kantor polisi, langsung bisa pembayaran melalalui Briva," tambahnya.

Menurutnya, sudah ada beberapa koordinasi dengan jajaran Polda lain untuk mempelajari penerapan ETLE yang dijalankan di Jateng.

"Diharapkan ETLE secara nasional dapat berjalan maksimal sesuai harapan dan Program Prioritas  Kapolri," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes  Iqbal Alqudusy meminta masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Tidak hanya untuk menghindari pelanggaran, tapi juga untuk keselamatan di jalan raya.

"Sudah ada mekanisme pembayarannya. Ditlantas Polda Jateng juga sudah meluncurkan aplikasi Go Sigap yang bisa di download di play store," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT