14 January 2022, 22:55 WIB

Pelindo dan Wakaf Salman berkolaborasi Dorong Pertanian Perkotaan


Bayu Anggoro | Nusantara

MI/BAYU ANGGORO
 MI/BAYU ANGGORO
PT Pelindo dan Wakaf Salman Berkolaborasi dorong pengembangan urban farming


PT Pelindo bersama Wakaf Salman mendorong ketahanan pangan warga, salah satunya melalui konsep urban farming. Hal ini seperti yang
terlihat di lingkungan Masjid An Nuur, Jalan Muararajeun Lama, Kota
Bandung, Jawa Barat.

Warga di sekitar lokasi tersebut memperkuat ketahanan pangan dengan
terbiasa memproduksi bahan pangan sendiri seperti sayuran dan ikan.

Direktur Wakaf Salman, Hari Utomo, mengatakan, pihaknya yang didukung
penuh oleh PT Pelindo membantu tekad dan keseriusan warga di daerah
tersebut dalam menyediakan sendiri kebutuhan pangan.

Kedua institusi itu menyediakan kebutuhan urban farming untuk memproduksi sayuran dan lauk. "Di sini warga antusias untuk berkebun
meski di lahan yang terbatas. Ada kangkung, ada juga ikan lele dan
nila," kata Hari saat mengunjungi tempat urban farming tersebut, Jumat
(14/1).

Menurutnya, Wakaf Salman mengusulkan kepada PT Pelindo agar mendukung
antusiasme warga dalam kegiatan tersebut. "Kami mengajukan beberapa
usulan, salah satunya ini, lokasi ke-7 yang dibantu," katanya.

Antusiasme warga sangat tinggi. *Kita lihat antusias masyarakat tinggi, siap menerima amanah membangun urban farming. Semoga programnya akan terus menerus. Pelibatan masyarakat ini
sangat penting," katanya.

Manajer Pengelolaan dan Perencanaan Program PT Pelindo Dimas Giri
Prabowo mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam meningkatkan ketahanan
pangan warga. Hal ini merupakan salah satu tanggung jawab sosialnya
terlebih sebagai perusahaan negara.

"Kami mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat. Ini program CSR yang melibatkan masyarakat langsung," katanya.

Dia berharap warga pun dapat langsung merasakan manfaatnya. "Hasilnya dibeli warga sekitar, nanti hasil penjualannya diputarkan lagi," katanya.

Dia memastikan Kementerian BUMN pun memiliki komitmen
dalam menjaga ketahanan pangan. "Ini sejalan dengan Kementerian BUMN. Kita fokus ke masyarakat," katanya. (N-2)

BERITA TERKAIT