09 January 2022, 16:45 WIB

Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, belum Ada Rencana OP Susulan


Lilik Darmawan | Nusantara

Antara
 Antara
  

MESKI telah digelontor sebanyak 3.396 liter minyak goreng untuk Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), tetapi harga di pasaran masih cukup tinggi. Pemkab setempat juga belum tahu kapan lagi diadakan OP minyak goreng untuk menurunkan harganya.

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, harga minyak goreng masih cukup tinggi, mencapai Rp19 ribu per liter. ''Harga minyak goreng di sini masih tinggi. Harganya Rp19 ribu kalau belinya banyak. Tetapi jika eceran Rp19.500 per kg,'' kata Fatmah, 60, pedagang di Pasar Legok, Pekuncen, Banyumas.

Di pasar lainnya, seperti di Pasar Wage, Purwokerto, harga minyak goreng juga masih tinggi, mencapai Rp19 ribu per liter. Padahal di pasar setempat beberapa hari lalu diadakan OP. ''OP minyak goreng belum ada hasilnya. Sebab, saat sekarang masih tinggi harganya,'' kata Warsiti, 52, pedangang setempat.

Sementara Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan pihaknya belum tahu apakah ada OP lanjutan atau tidak. ''Karena yang menyelenggarakan OP minyak goreng adalah Pemprov Jateng. Kami belum tahu, kapan lagi dilaksanakan,'' jelasnya.

Pada Rabu (5/1) lalu telah dilaksanakan OP dengan menggelontor minyak goreng sebanyak 3.396 liter. ''OP minyak goreng digelar mulai hari ini untuk masyarakat. OP ini merupakan kerja sama dengan Disperindag Provinsi Jateng,'' jelas Bupati pada Rabu (5/1).

Dikatakan Bupati, 3.396 liter minyak goreng yang digunakan untuk OP, disebar ke sejumlah pasar. ''Yakni di Pasar Wage dan Pasar 
Sokaraja masing-masing sebanyak 1.020 liter. Sementara di Pasar Larangan sebanyak 696 liter dan Pasar Manis sebanyak 660 liter,'' kata dia. (LD/OL-10)
 

BERITA TERKAIT