07 January 2022, 13:45 WIB

TRC Polda Papua Evakuasi 6 Korban Tewas akibat Bencana Hidrometeorologi


Atalya Puspa | Nusantara

Antara
 Antara
Suasana Pasar Youtefa yang terendam banjir di Abepura, Jayapura, Papua, Jumat (7/1/2022). 

PELAKSANA Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, enam korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di Kota Jayapura telah dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Polda Papua.

Menurut Abdul, tiga jenazah masih diidentifikasi sedangkan sisanya sudah selesai menjalani proses tersebut. Untuk diketahui, banjir dan guyuran hujan lebat yang memicu terjadinya tanah longsor telah mengakibatkan 6 orang meninggal dunia.

Baca juga: Enam Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor di Kota Jayapura

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura mencatat sebanyak 500 orang mengungsi ke rumah kerabat terdekat," kata Abdul dalam keterangan resmi, Jumat (7/1).

Seperti diketahui, banjir dan longsor yang melanda beberapa distrik atau kecamatan di Kota Jayapura, Provinsi Papua terjadi sejak Kamis malam (6/1) sekitar pukul 22.00 WIT. 

Distrik terdampak meliputi Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami. BNPB terus memonitor dan berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait giat tanggap darurat.

Abdul menambahkan, BPBD masih melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir menggunakan 3 perahu karet serta 1 truk serbaguna untuk evakuasi warga terdampak longsor.

"Dinas Pekerjaan Umum setempat turut mengerahkan alat berat untuk mendukung percepatan penanganan wilayah terdampak tanah longsor," ucap dia.

Menurut dia, kondisi mutakhir saat ini hujan ringan masih mengguyur wilayah Kecamatan Abepura, Kota Jayapura. BPBD melaporkan banjir berangsur surut namun listrik masih dalam kondisi padam. (Ata/A-3)

BERITA TERKAIT