07 January 2022, 11:24 WIB

Wapres Minta Bencana Hidrometeorologi Papua Segera Ditangani


 Indriyani Astuti | Nusantara

ANTARA FOTO/Azhar
 ANTARA FOTO/Azhar
 Petugas kepolisian mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Pasar Youtefa Abepura, Jayapura, Papua, Jumat (7/1/2022)

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta bencana hidrometeorologi yang terjadi di Provinsi Papua segera ditangani.

Wapres memerintahkan Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI-Polri bergerak menolong korban terdampak.

"Supaya segera ditangani mereka yang terkena bencana, pengungsi dan yang lain," ujar Wapres di sela-sela kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (7/1).

Terkait potensi bencana, Wapres mengatakan selama ini mitigasi bencana khususnya di Papua kurang diperhitungkan. Padahal, Indonesia merupakan negara yang tinggi potensinya terjadi bencana.

Untuk penanggulangan jangka panjang, menurut Wapres, sumber yang menyebabkan bencana banjir harus diantisipasi agar tidak terjadi lagi.

Selain itu, masyarakat juga perlu lebih siap menghadapi bencana. Di samping itu, Wapres menekankan pentingnya menyesuaikan tata ruang di kota yang rawan bencana.

"Harus ditata perencanaan pembangunan kota dan kesiapan masyarakatnya," tegas Wapres.

Berdasarkan data BNPB, korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di Kota Jayapura bertambah menjadi enam orang. Selain banjir, guyuran hujan lebat juga memicu terjadinya tanah longsor.

Masih dalam proses identifikasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura mencatat sebanyak 500 orang mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Sampai saat ini, BPBD masih melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir menggunakan 3 perahu karet serta 1 truk serbaguna untuk evakuasi warga terdampak longsor.

Dinas Pekerjaan Umum setempat turut mengerahkan alat berat untuk mendukung percepatan penanganan wilayah terdampak tanah longsor.

Seperti dilaporkan, banjir dan longsor yang melanda beberapa distrik atau kecamatan di Kota Jayapura, Provinsi Papua terjadi sejak Kamis malam (6/1) sekitar pukul 22.00 WIT.

Distrik terdampak meliputi Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami. BNPB terus memonitor dan berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait giat tanggap darurat. (Ind/OL-09)

BERITA TERKAIT